Close sidebar
Advertisement Advertisement
Kampus Peristiwa Sulsel

Ketua IPMIL UNM Soroti Penyerangan di Kampus

Ilustrasi

Makassar — Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Universitas Negeri Makassar (UNM), Agip, menyampaikan klarifikasi dan kecaman atas insiden penyerangan yang terjadi di Kampus UNM Gunung Sari pada Kamis, (24)7) sore sekitar pukul 15.00 WITA.

Dalam keterangannya, Agip menjelaskan bahwa akar dari insiden ini berasal dari kasus penikaman yang terjadi beberapa pekan lalu di salah satu wilayah Kota Makassar. Sejumlah pihak mulai menduga dan menyebarkan informasi bahwa pelaku penikaman berasal dari Palopo, meskipun mereka belum mengetahui identitas pelaku secara pasti. Dugaan tersebut secara sepihak menyeret nama IPMIL ke dalam pusaran masalah, meskipun organisasi ini tidak memiliki keterlibatan atau informasi mengenai insiden awal tersebut.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Pihak korban tidak menerima kejadian penikaman itu, dan tanpa mempertimbangkan fakta dan logika, mereka langsung mengaitkan pelaku dengan orang Palopo. Akibatnya, IPMIL ikut menjadi sasaran sorotan, padahal kami sendiri tidak mengetahui duduk perkara sebenarnya,” ujar Agip.

Agip secara tegas menyatakan bahwa IPMIL menolak segala bentuk tindakan kekerasan dan premanisme. Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut dan menindak pelaku penyerangan secara adil dan menyeluruh. Ia menyampaikan bahwa ia dan rekan-rekannya membangun organisasi IPMIL dengan semangat persatuan, perjuangan, dan kehormatan. Namun, ia menilai tindakan sepihak tanpa dasar telah mencoreng semangat yang mereka junjung tersebut.

Sebagai respons awal, IPMIL dari berbagai kampus di Kota Makassar telah sepakat untuk segera melakukan pertemuan dan diskusi bersama. Pengurus organisasi mengambil langkah ini untuk merespons insiden dengan bijak serta menentukan arah gerakan dan sikap organisasi ke depan.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

“Organisasi ini dibangun dengan nilai perjuangan yang kuat, dan hari ini marwah kami telah dirusak. Kami akan segera berembuk untuk mencari solusi dan langkah tegas yang harus kami ambil,” tegasnya.

Agip menegaskan tidak ada mahasiswa IPMIL UNM yang terluka secara fisik dalam insiden penyerangan di Kampus UNM. “Alhamdulillah, tidak ada korban dari teman-teman IPMIL UNM dalam kejadian tadi,” pungkasnya.


Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *