Makassar – Pada Minggu (18/5), kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Boulevard Makassar kembali menjadi sorotan terkait maraknya praktik juru parkir (jukir) liar. Meskipun Perumda Parkir Makassar Raya telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menertibkan area parkir kendaraan di kawasan tersebut.
Adi Rasyid Ali, Plt Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, menegaskan bahwa penataan parkir ini bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk keamanan bersama. Ia berharap masyarakat dapat lebih sadar dan tertib dalam memarkirkan kendaraan, khususnya saat kegiatan seperti CFD.
Namun, meski upaya penertiban telah dilakukan, masih ditemukan sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan, terutama di area yang seharusnya steril dari kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap praktik jukir liar perlu ditingkatkan.
Perumda Parkir Makassar Raya berkomitmen untuk terus menurunkan TRC guna memastikan kawasan publik bebas dari parkir liar. Langkah ini merupakan bagian dari reformasi pengelolaan parkir yang dijalankan untuk menciptakan kota Makassar yang lebih tertib.
Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan uang parkir kepada petugas parkir liar yang tidak memiliki identitas resmi. Jika menemui praktik tersebut, warga diminta untuk melaporkannya ke Perumda Parkir Makassar Raya agar tindakan tegas dapat segera diambil.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, diharapkan praktik jukir liar di kawasan CFD Boulevard Makassar dapat diminimalisir, menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi semua. <spl>





Komentar