Soppeng – Tiga rumah panggung di Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, ludes terbakar pada Jumat dini hari,(6/6), sekitar pukul 02.30 Wita. Kebakaran ini terjadi saat malam menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Kepala Kepolisian Sektor Marioriwawo, AKP Tajuddin, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul di rumah milik Sakman (64) yang terletak di persimpangan Jalan Poros Takalala-Camba dan Buludua. Api kemudian dengan cepat merembet ke rumah milik Kama (70) dan Supriadi (60) yang berdekatan.
“Masyarakat sekitar segera melakukan upaya pemadaman sebelum petugas pemadam kebakaran datang. Namun, api begitu cepat menyebar sehingga enam unit mobil pemadam kebakaran dari beberapa kecamatan dikerahkan untuk memadamkan api,” ujar AKP Tajuddin.
Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 Wita setelah lebih dari dua jam proses pemadaman. Akibat kejadian ini, ketiga rumah beserta seluruh isi di dalamnya hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 450 juta.
Camat Marioriwawo, Andi Ashar Afwan, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan bantuan kepada para korban. Selain itu, anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Ardi Doma, juga turun langsung ke lokasi untuk membantu membersihkan puing-puing dan memberikan dukungan moril kepada warga terdampak.
“Kami berharap korban dapat segera bangkit kembali dan masyarakat tetap waspada menjaga keamanan lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Camat Marioriwawo.
Proses pendataan kerugian dan penyelidikan kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak berwajib. <spl>





Komentar