Parepare – Setelah hampir dua tahun menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Muhammad Husni Syam resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar ini dibenarkan oleh Kepala BKPSDM Parepare, Eko Wahyu Ariadi, pada Rabu (18/6).
Eko menyampaikan bahwa surat pengunduran diri Husni telah diajukan ke Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dengan alasan utama adalah kondisi kesehatan yang mulai menurun. Selain itu, masa pensiun Husni Syam juga sudah sangat dekat, yakni tinggal sekitar enam bulan lagi. “Iye, itu kemarin mengundurkan diri. Suratnya juga sudah diajukan ke Pak Wali,” kata Eko. Ia menambahkan, “Kalau alasannya kondisi kesehatan, terus dalam waktu dekat juga sudah pensiun.”
Husni Syam sebelumnya dilantik sebagai Penjabat Sekda Parepare pada 10 Agustus 2023 di masa kepemimpinan Wali Kota Taufan Pawe. Dua bulan setelahnya, pada Oktober 2023, ia resmi menjabat sebagai Sekda definitif. Selama menjabat, Husni dikenal sebagai sosok birokrat yang tenang dan berpengalaman. Sebelum menjadi Sekda, ia pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat Kota Parepare, posisi strategis yang turut membentuk reputasinya sebagai pejabat yang teliti dan profesional.
Pengunduran diri ini terjadi empat bulan setelah Wali Kota Tasming Hamid dilantik menggantikan Taufan Pawe, tepatnya pada (20/2/2025). Dalam suasana transisi kepemimpinan ini, mundurnya Husni menjadi momen yang cukup penting, mengingat perannya selama ini sebagai birokrat senior yang mengawal banyak kebijakan pemerintahan.
Selain soal pengunduran dirinya, publik juga menyoroti laporan harta kekayaan Husni Syam yang disampaikan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2024. Dalam laporan tersebut, Husni diketahui memiliki total harta kekayaan sebesar Rp620.550.000. Nilai ini sudah dikurangi dengan utang pribadi sebesar Rp190 juta.
Rincian harta yang dimilikinya meliputi tanah dan bangunan hibah di Kota Parepare senilai Rp335 juta, sebuah sepeda motor Yamaha Mio dan mobil Daihatsu Ayla keluaran 2021, serta kas dan simpanan tunai mencapai lebih dari Rp322 juta. Laporan ini menunjukkan bahwa Husni Syam merupakan salah satu pejabat yang hidup bersahaja, dengan gaya hidup yang sederhana meski menduduki jabatan strategis.
Kini, dengan pengunduran diri tersebut, posisi Sekda Parepare untuk sementara akan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) hingga ada penunjukan Sekda definitif dari Wali Kota. <spl>





Komentar