Takalar – Seorang pria bernama Sakkir Daeng Ngerang (33) akhirnya ditangkap polisi setelah diketahui kerap melakukan aksi penjambretan handphone (HP) milik para pelajar di wilayah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Pelaku mengaku telah empat kali menjalankan aksinya dengan target utama anak-anak sekolah yang lengah di pinggir jalan.
Penangkapan dilakukan oleh Unit Resmob Polda Sulsel dalam rangka operasi premanisme. “Unit Resmob Polda Sulsel telah mengamankan satu pelaku pencurian yang telah melakukan empat kali tindak pidana di wilayah hukum Polres Takalar, tepatnya di wilayah Polsek Galesong,” ungkap Kanit Resmob AKP Wawan Suryadinata, Kamis (19/6).
Sakkir ditangkap saat tengah bekerja di area taman Syech Yusuf, Kabupaten Gowa, Rabu (18/6). Berdasarkan keterangan polisi, pelaku menggunakan sepeda motor untuk membuntuti calon korban, lalu merampas HP mereka secara tiba-tiba.
“Modusnya adalah memantau korban dari kejauhan saat sedang lengah, lalu pelaku mendekat dan langsung merampas barang-barangnya, kemudian kabur,” jelas Wawan.
Aksi pelaku dilakukan di jalanan yang ramai dilalui pelajar, terutama di wilayah Galesong dan sekitarnya. Beberapa korban diketahui merupakan anak sekolah yang sedang berdiri atau berjalan di tepi jalan.
Dalam pengakuannya, pelaku menyebut beberapa lokasi tempat ia beraksi, termasuk di daerah Beba dan Galesong. “Yang itu orang di Beba, itu anak-anak saya ambil HP-nya, tapi layarnya rusak. Yang kedua juga di Beba, saya ambil HP lagi. Yang ketiga di Galesong, itu anak-anak yang lagi jalan,” ujar pelaku saat diinterogasi.
Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya korban lain, serta menelusuri apakah pelaku beraksi seorang diri atau memiliki rekan. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para orang tua dan pelajar, untuk lebih waspada saat menggunakan HP di ruang publik. <spl>





Komentar