Enrekang – Jalan poros Enrekang-Toraja amblas akibat longsor di wilayah Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Rabu dini hari (9/7). Kejadian ini mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Trans Sulawesi. Petugas menerapkan sistem buka tutup agar kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian.
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Bagian sisi badan jalan yang tidak stabil mengalami pergeseran tanah hingga amblas. Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan Enrekang dan Toraja nyaris terputus.
“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 subuh tadi. Sementara anggota kami sudah berada di lokasi sejak pagi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas Polres Enrekang, AKP Tandi Apun.
Jalan Poros Enrekang-Toraja Amblas Sebabkan Kemacetan dan Truk Terjebak
AKP Tandi menjelaskan, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tanah yang labil di sekitar tebing memperparah situasi.
“Sempat lumpuh karena ada truk besar yang terjebak di lokasi longsor. Truk tersebut tidak bisa bergerak hingga akhirnya dievakuasi beberapa jam kemudian,” tambahnya.
Penanganan Darurat Jalan Poros Enrekang-Toraja Amblas Akibat Longsor
Untuk sementara, pihak kepolisian bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Balai Jalan Nasional menerapkan sistem buka tutup. Hal ini dilakukan guna menjaga kelancaran lalu lintas sembari menunggu perbaikan struktur jalan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan. Saat ini sedang dilakukan penguatan badan jalan agar tidak terjadi longsor susulan. Pengendara harap bersabar dan berhati-hati,” jelas Tandi.
Petugas juga telah memasang rambu peringatan dan pengalihan arus lalu lintas di titik-titik strategis agar kendaraan tidak menumpuk di lokasi kejadian.
Jalan Poros Enrekang-Toraja Amblas, Penumpang dan Logistik Terlambat
Tomi (34), seorang penumpang bus jurusan Toraja, mengaku terjebak dalam kemacetan selama lebih dari tiga jam.
“Saya dari Makassar tujuan Toraja. Harusnya sampai jam tujuh pagi, tapi baru tiba jam setengah sebelas karena macet panjang,” keluhnya.
Tak hanya kendaraan umum, sejumlah kendaraan logistik juga mengalami keterlambatan distribusi akibat terganggunya akses utama ini.
Imbauan untuk Pengemudi dan Langkah Antisipasi
Jalan poros Enrekang-Toraja yang amblas akibat longsor menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan. Polres Enrekang mengimbau para pengemudi untuk tidak memaksakan perjalanan saat hujan deras.
Petugas juga meminta agar masyarakat mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang di lapangan untuk mencegah risiko kecelakaan.
Sebagai upaya jangka panjang, pihak berwenang akan melakukan evaluasi titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur pegunungan Enrekang-Toraja. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.





Komentar