Luwu – Mulai (14/7/2025), Polres Luwu menggelar Operasi Patuh selama dua pekan. Melalui operasi ini, pihak kepolisian berupaya menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang masih kerap terjadi di wilayah tersebut.
Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, menegaskan bahwa operasi ini bukan semata-mata soal penindakan. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi media edukasi kolektif untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara.
“Kami memfokuskan operasi ini pada jenis pelanggaran yang paling sering menyebabkan kecelakaan,” ujar Adnan, Sabtu (12/7).
Tujuh Jenis Pelanggaran Jadi Target Utama Operasi Patuh 2025
Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Sarifuddin, menjelaskan bahwa petugas akan menindak tujuh jenis pelanggaran utama yang selama ini dianggap membahayakan pengguna jalan.
Berikut daftarnya:
- Pengendara di bawah umur
- Motor yang berboncengan lebih dari satu orang
- Pengemudi yang tidak menggunakan helm SNI atau sabuk keselamatan
- Pelanggaran terhadap arus lalu lintas
- Penggunaan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi
- Penggunaan ponsel saat berkendara
- Pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol
Selain itu, petugas juga akan menindak kendaraan dengan muatan berlebih (ODOL) atau dimensi tidak sesuai standar. Dengan demikian, petugas berharap mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif. Namun, kami tidak akan ragu menindak tegas pelanggaran yang membahayakan,” tegas Sarifuddin.
Warga Dukung Langkah Kepolisian
Sementara itu, warga Larompong, menyambut baik digelarnya Operasi Patuh 2025. Ia menilai, penindakan juga perlu menjangkau area rawan balap liar.
“Jangan hanya fokus di jalan utama. Jalur dua Belopa juga sering jadi lokasi balapan liar,” ungkap salah satu warga.
Seorang warga lainnya juga menyarankan agar polisi menjalankan operasi ini secara seimbang antara edukasi dan penegakan hukum. Menurutnya, masyarakat perlu memahami alasan di balik setiap tindakan aparat.
Harapan: Budaya Tertib Berlalu Lintas
Melalui Operasi Patuh 2025, Polres Luwu berharap dapat membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya di kalangan pengendara muda. Selain itu, aparat juga menargetkan adanya penurunan angka kecelakaan secara konsisten selama dan setelah masa operasi berlangsung. <spl>





Komentar