Toraja Utara — Kecelakaan truk di Toraja Utara kembali menelan korban jiwa. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu sore (12/7) di Lembang Sereale, Kecamatan Tikala. Sebuah truk pengangkut penumpang terguling di tikungan tajam, menyebabkan tujuh orang tewas dan 13 lainnya mengalami luka serius.
Sebelum insiden terjadi, truk tersebut mengangkut rombongan dari Pangala menuju Tikala. Mereka baru saja mengikuti upacara adat pemakaman Rambu Solo di Kecamatan Rindingallo. Saat menuruni jalan licin, sopir kehilangan kendali dan truk terguling menabrak rumah warga.
Satu Keluarga Jadi Korban dalam Kecelakaan Truk
Di antara korban tewas, satu keluarga menjadi sorotan. Mereka adalah Petrus Ngala (ayah), Ludya Salu (ibu), dan Selvina Lobo (anak perempuan). Ketiganya baru saja pulang dari acara keluarga.
Petugas medis membawa Petrus dan Ludya ke RS Elim Rantepao. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong akibat luka parah. Selvina tewas di lokasi kejadian setelah mengalami benturan keras di kepala dan dada.
“Kami sangat kehilangan. Mereka baru pulang dari upacara keluarga. Kami tidak menyangka musibah ini terjadi,” kata IPTU Anton Tonapa di rumah duka.
Sementara itu, masyarakat menyambut jenazah dengan penuh haru di Tongkonan, rumah adat Toraja, di Kecamatan Bangkelekila. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka pada Senin (14/7) sore.
Kecelakaan Truk di Toraja Utara Juga Lukai 13 Penumpang
Selain menewaskan tujuh orang, kecelakaan truk di Toraja Utara juga mengakibatkan 13 penumpang lainnya terluka. Sebagian besar korban mengalami patah tulang dan cedera kepala. Saat ini mereka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Toraja Utara.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Truk di Toraja Utara
Kasat Lantas Polres Toraja Utara, AKP Haryanto, menjelaskan bahwa medan jalan yang ekstrem memperparah kondisi. Jalan menurun, tikungan tajam, dan batu besar di pinggir jalan menyulitkan pengemudi untuk mengontrol kendaraan.
“Kami menduga kuat rem truk blong. Sopir tidak mampu menghentikan laju kendaraan saat turunan,” tegas Haryanto.
Polisi telah memeriksa kendaraan serta meminta keterangan dari sopir. Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab teknis kecelakaan tersebut secara lebih rinci.
Imbauan untuk Cegah Kecelakaan Truk di Toraja Utara Terulang
Untuk mencegah insiden serupa, Haryanto mengimbau seluruh sopir truk agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur rawan. Ia juga menekankan pentingnya pelatihan berkendara di medan ekstrem.
Selain itu, pemerintah daerah diminta bertindak cepat. Mereka harus memperketat pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintasi jalur pegunungan Toraja agar kecelakaan tidak terulang di masa depan.





Komentar