Bantaeng – Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang 114 kembali menggelorakan aksi peduli lingkungan. Bertempat di Pantai Pacuan Kuda, Desa Biangkeke, Kabupaten Bantaeng, para mahasiswa menanam 5.000 bibit mangrove, Minggu, (3/8).
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, yang akrab disapa Uji Nurdin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa atas kontribusi nyata mereka terhadap pelestarian lingkungan di wilayahnya.
“Saya sering berkunjung ke pelosok dan mendengar langsung dari masyarakat bahwa KKN Unhas membawa dampak positif. Terima kasih atas segala pengabdian yang telah diberikan,” ujar Uji Nurdin.
Uji Nurdin menegaskan penanaman mangrove adalah investasi lingkungan jangka panjang yang bermanfaat bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Uji Nurdin menegaskan bahwa mahasiswa KKN mengedukasi masyarakat dan meninggalkan warisan hidup yang masyarakat nikmati dalam jangka panjang.
“Beberapa tahun lagi, jika teman-teman datang kembali ke sini, mereka akan melihat sendiri pohon-pohon itu tumbuh dan memberi dampak nyata bagi ekosistem dan warga,” tambahnya.
Masyarakat dan pemerintah menilai aksi mahasiswa ini sangat penting untuk mencegah abrasi, menjaga kualitas air, dan menciptakan habitat yang sehat bagi berbagai spesies laut.
Dukungan dari Unhas dan Pemkab Bantaeng
Syarifuddin Mabe Parenreng, Kepala Direktorat Pendidikan Berbasis Pengabdian Masyarakat Unhas, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang selama ini telah mendukung penuh program KKN dari Unhas.
“Saya meyakini bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut. Insyaallah, dalam 10 tahun ke depan, mahasiswa Unhas akan terus mengawal dan merawat mangrove yang mereka tanam hari ini,” ungkapnya optimistis.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta pelestarian alam.





Komentar