Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (27/9/2025). Rakornas ini turut hadir langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan menghadirkan sejumlah pejabat penting.
Dalam arahannya, Tito menekankan bahwa pemerintah daerah harus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara mendorong sektor swasta agar lebih aktif dalam pembangunan. Ia menilai ketergantungan sebagian besar daerah pada dana transfer pusat masih tinggi sehingga menghambat kemandirian fiskal.
“Kunci kemajuan daerah adalah menghidupkan sektor swasta. Jika swasta kuat maka PAD meningkat, lapangan kerja bertambah, dan kemiskinan berkurang,” tegas Tito dalam sambutannya.
Komitmen PAD Bantaeng
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Bantaeng Uji Nurdin menegaskan komitmennya untuk memperluas peluang investasi di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan berupaya menciptakan iklim usaha yang ramah investor.
“Kami menyambut baik para investor yang ingin berinvestasi di Bantaeng dengan memberikan berbagai kemudahan. Harapannya, hal ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Uji Nurdin.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan PAD tidak hanya berfokus pada pajak dan retribusi, tetapi harus dikaitkan dengan sektor produktif seperti industri, pariwisata, dan usaha mikro. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan lapangan kerja dan kualitas layanan publik.
Rakornas ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Bantaeng untuk menunjukkan kesiapan dalam mengimplementasikan kebijakan yang pro-investasi. Dengan dukungan pemerintah pusat dan keterlibatan swasta, Uji Nurdin optimistis Bantaeng dapat meningkatkan PAD secara signifikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan.





Komentar