Wajo – Suasana di Gedung DPRD dan Kantor Bupati Wajo dalam beberapa hari terakhir berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan. Sejak Jumat pekan lalu hingga Senin (1/9/2025) malam, puluhan personel TNI Kodim 1406 Wajo bersama Satpol PP dan Damkar Wajo terus bersiaga di dua lokasi vital tersebut.
Kapten Inf Zabir, Pasi Ops Kodim 1406 Wajo, menegaskan bahwa Bupati Wajo memerintahkan pengamanan melalui Dandim. Ia menjelaskan pembagian personel ke dalam dua kelompok, yaitu di Kantor Bupati dan di Gedung DPRD. “Kami akan terus berjaga sampai situasi benar-benar kondusif, sesuai perintah pimpinan,” ujarnya.
Zabir merinci penempatan prajurit, 10 orang di Kantor Bupati dan 11 orang di DPRD. Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari upaya Kodim mengantisipasi potensi kerawanan di tengah dinamika sosial dan politik daerah. Meski tidak ada aksi unjuk rasa hingga Senin malam, ia menegaskan aparat tetap menjalankan tugas dengan penuh kesiapsiagaan. “Kami ditugaskan sampai 5 September nanti, semoga kondisi tetap aman,” tambahnya.
Selain TNI, Satpol PP dan Damkar Wajo ikut memperkuat pengamanan. Kepala Satpol PP dan Damkar Wajo, Andi Bau Manussa, menyebut pihaknya mengerahkan 140 personel lengkap dengan tameng pengendalian massa dan mobil pemadam. “Kami siaga 24 jam. Alhamdulillah situasi aman, tapi kewaspadaan tetap kami kedepankan,” tegasnya.
Hasil pantauan di lapangan memperlihatkan suasana sekitar Kantor Bupati dan DPRD Wajo cukup sepi. Beberapa kendaraan roda dua dan roda empat tampak terparkir, sementara aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, dan Dishub terus bersiaga. Hingga pukul 17.00 Wita, dua gedung vital itu tetap aman tanpa tanda-tanda kehadiran massa.





Komentar