Palopo – Kasus pelecehan di Palopo terhadap seorang honorer berinisial NF (25) belum terungkap meski hampir sebulan berjalan. Polisi terus memburu pelaku yang melarikan diri setelah melakukan aksinya.
NF menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi di kamar kosnya di Jalan Agatis, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, pada Sabtu (16/8/2025) dini hari. Saat beristirahat, ia mendapati seorang pria tiba-tiba masuk sambil menodongkan pisau.
Pria itu melecehkannya, lalu NF berteriak keras. Teriakan tersebut membuat pelaku panik dan langsung kabur. NF sempat mengejar hingga melihat ada pria lain menunggu di atas motor.
Pelaku juga mencuri satu unit handphone Samsung A14 dan tabung gas milik NF. Kamera CCTV merekam aksi mereka, lalu warganet memperbincangkan rekaman itu setelah tersebar di media sosial.
NF menegaskan bahwa ia sudah melapor ke Polres Palopo. Ia bahkan menjalani empat kali pemeriksaan oleh penyidik, tetapi polisi belum menunjukkan hasil berarti. “Saya sudah empat kali dimintai keterangan, tapi belum ada kejelasan,” ujarnya, Jumat (12/9).
Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Syahrir, memastikan timnya masih menyelidiki kasus ini. Ia menjelaskan bahwa jumlah saksi sangat terbatas sehingga proses penyidikan berjalan lambat. Meski begitu, ia berjanji tetap mengumpulkan bukti tambahan.
Kasus ini menambah daftar kekerasan terhadap perempuan yang belum terselesaikan di Palopo. NF berharap polisi segera menangkap pelaku agar masyarakat lain tidak menjadi korban.
Dengan demikian, kasus pelecehan di Palopo masih menyita perhatian publik. Polisi menegaskan akan menuntaskan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku.





Komentar