Palopo – Pelecehan dosen UIN Palopo mencuat di kalangan mahasiswa setelah percakapan antara dosen terduga pelaku dengan korban tersebar di lingkungan kampus. Informasi ini pertama kali muncul pada Rabu (17/9/2025), dan sejak itu mahasiswa mengaku resah.
Awalnya, dosen mengaku sebagai kakak tingkat lalu menghubungi korban lewat Instagram. Setelah saling berbalas pesan, ia meminta nomor WhatsApp korban. Kemudian, korban baru mengetahui identitas asli dosen setelah menyimpan nomor tersebut.
Tak lama kemudian, dosen itu mengajak korban bertemu. Namun, ajakan tersebut ditolak korban. Lalu, dosen nekat mengirimkan foto alat kel*min melalui fitur sekali lihat di WhatsApp.
Kasus pelecehan dosen UIN Palopo ini membuat mahasiswa semakin khawatir. Mereka menuntut pihak kampus segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.





Komentar