Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa

Pria 60 Tahun Hilang Saat Cari Ikan di Sungai Je’nemadinging Gowa

Tim SAR Gabungan mencari korban tenggelam di Sungai Jene Madinging, Kecamatan Patallasang Kabupaten Gowa dengan menggunakan perahu karet.

Gowa – Peristiwa lansia hilang di sungai terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang pria lanjut usia bernama Subu Dg Nai (60) hilang saat mencari ikan di Sungai Je’nemadinging. Hingga Kamis (8/1/2025), Basarnas Makassar terus melakukan pencarian terhadap korban.

Subu Dg Nai mendatangi Sungai Je’nemadinging, Kecamatan Pattallassang, Gowa, pada Rabu (7/1/2025) sekitar pukul 17.00 Wita. Ia pergi ke sungai untuk memeriksa jaring ikan miliknya. Namun, hingga sore hari, korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga mulai mencurigai kejadian lansia hilang di sungai tersebut.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa korban pamit kepada keluarga sebelum berangkat. Korban mengendarai sepeda motor Repsol berwarna oranye, mengenakan baju cokelat, serta memakai topi merah hitam.

“Korban pamit ke sungai sekitar pukul 17.00 Wita untuk melihat jaring ikannya. Sekitar pukul 18.00 Wita, korban belum pulang ke rumah,” ujar Andi Sultan dalam keterangannya, Kamis (8/1/2025).

Keluarga korban kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar sungai. Saat menyusuri lokasi, keluarga hanya menemukan sepeda motor korban terparkir di dekat area pemakaman yang berada tak jauh dari rumah warga. Temuan itu semakin menguatkan dugaan lansia hilang di sungai saat mencari ikan.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Andi Sultan menambahkan, setibanya di sungai, korban langsung menaiki perahu berwarna biru untuk memeriksa jaring ikannya.

Dalam operasi pencarian, Basarnas Makassar menurunkan empat Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir aliran Sungai Je’nemadinging hingga Waduk Nipa-Nipa di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros untuk menelusuri jejak lansia hilang di sungai tersebut.

Sementara itu, SRU 2 dan SRU 4 menyusuri aliran sungai menggunakan rubber boat sejauh sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir. Tim SAR memfokuskan pencarian dengan radius 297 derajat barat-barat laut hingga mencapai Jembatan BTP.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

SRU 3 juga bergerak dari Jembatan BTP menggunakan rubber boat dan menyisir sungai sejauh 3,5 kilometer ke arah barat laut hingga Jembatan Tello Baru. Hingga Kamis pagi, upaya pencarian lansia hilang di sungai itu belum membuahkan hasil.

“Tim SAR memulai pencarian sejak tadi malam hingga pagi ini, namun korban belum kami temukan,” kata Andi Sultan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *