Luwu Timur — Andi Hatta Marakarma, tokoh yang pernah menjabat sebagai Bupati pertama Luwu Timur, kini menerima amanah baru sebagai Mincara Malili. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, Minggu (6/7).
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati Puspawati Husler, Forkopimda, serta Pj Wali Kota Palopo Firmanza hadir menyaksikan. Ketua DPRD Palopo Darwis dan Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma juga turut hadir memberi dukungan.
Mincara Malili menempati posisi tertinggi dalam struktur Dewan Adat Kedatuan Luwu. Tokoh adat ini berperan menjaga nilai budaya, tatanan sosial, dan keseimbangan dalam kehidupan masyarakat adat.
Andi Hatta menggantikan sepupunya, almarhum Andi Rum, yang telah wafat. Lembaga Adat Kemincaraan Malili memilih Andi Hatta secara langsung karena melihat pengalaman dan kepemimpinannya.
Rangkaian prosesi dimulai saat Opu Patunru, anggota Dewan Adat 12, memasangkan keris ke pinggang Andi Hatta. Kemudian, Datu Luwu Andi Maradang Mackulau mengenakan songkok pamiring dan menyematkan pin Kedatuan kepada Mincara yang baru.
Dalam sambutannya, Datu Luwu menyampaikan pesan tegas. Ia meminta semua pihak, termasuk Datu dan Mincara, menjaga harkat dan martabat Tana Luwu. Ia juga menekankan pentingnya keharmonisan dan kepentingan masyarakat.
“Jangan utamakan kepentingan pribadi. Jagalah budaya, agama, dan pendidikan, karena itulah jiwa Tana Luwu,” tegasnya.
Andi Hatta merespons pesan tersebut dengan komitmen penuh. Ia siap menjalankan peran Mincara sebagai tanggung jawab moral dan budaya.
“Saya akan menjaga kehormatan Kedatuan Luwu dan mengajak seluruh keluarga besar Mincara tetap dalam koridor adat dan nilai agama,” ucapnya.
Kini, masyarakat melihat sosok Andi Hatta Marakarma Bupati Pertama Luwu Timur tak hanya sebagai pemimpin pemerintahan yang pernah menjabat, tetapi juga sebagai penjaga warisan adat yang mulia.





Komentar