Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Bupati Bantaeng Bantu Korban Banjir Terlantar

Bupati Bantaeng Saat Memberikan Bantuan

Bantaeng — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya yang terdampak banjir. Pada Rabu, 23 Juli 2025, ia turun langsung ke Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bisappu, untuk menyalurkan bantuan susulan kepada sejumlah warga yang belum menerima bantuan sebelumnya.

Pemerintah melakukan kunjungan ini setelah menerima laporan bahwa sejumlah warga di sekitar Terminal Regional luput dari pendataan awal. Uji Nurdin—sapaan akrab Bupati Bantaeng—menegaskan pentingnya penyaluran bantuan yang merata bagi semua korban bencana.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Kemarin kami menerima laporan, ada beberapa warga di sekitar terminal regional belum sempat mendapat bantuan. Sehingga hari ini kita turun untuk memberikan bantuan,” ujarnya saat menyerahkan bantuan secara langsung.

Pemerintah menyalurkan paket bantuan berupa kasur, selimut, makanan siap saji, pakaian dewasa dan anak, makanan anak, perlengkapan bayi, serta family kit. Mereka memfokuskan bantuan tersebut kepada 11 kepala keluarga (KK) yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Bupati termuda di Sulawesi Selatan ini mengatakan bahwa bantuan tersebut diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tidur. Ia turut mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa agar cuaca ke depan lebih bersahabat dan tidak memicu bencana serupa.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

“Kita tadi melihat ada warga yang sudah tidak memiliki tempat tidur yang layak. Sehingga bantuan kasur, selimut, dan sebagainya ini bisa mengobati kesusahan saudara kita,” ucap Uji Nurdin.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Syam, menambahkan bahwa ke-11 kepala keluarga penerima bantuan sempat tidak terdata oleh perangkat daerah setempat. Ia mengakui kondisi sebagian warga memang cukup menyedihkan.

“Mereka ini tidak terpantau saat pendataan kemarin. Sehingga kami diperintahkan bupati untuk segera turun tangan. Hasilnya, benar ada warga yang bahkan sudah tidak memiliki tempat tidur,” jelasnya.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Langkah sigap dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng ini menunjukkan komitmen untuk memastikan tidak ada warga terdampak banjir yang terabaikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *