Toraja Utara – Festival Hutan Toraja 2025 kembali digelar meriah di Hutan Tandung Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (14/6), dengan kehadiran istimewa Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan lingkungan di tanah adat Toraja.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Gereja Toraja, dengan tema “Merawat Bumi Rumah Bersama.” Dalam sambutannya, Munafri menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan pelestarian alam, khususnya di wilayah adat yang masih memegang teguh kearifan lokal. Ia menyampaikan bahwa semangat persaudaraan harus menjadi fondasi utama dalam membangun harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
“Persaudaraan kita harus lebih kuat dari perbedaan. Inilah yang menjadikan kita tetap utuh sebagai bangsa yang besar,” ujar Munafri di hadapan masyarakat adat dan peserta festival.
Festival Hutan Toraja merupakan ajang budaya dan lingkungan yang rutin digelar untuk mendorong kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga hutan adat serta memperkuat identitas budaya masyarakat Toraja. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni, ritual adat, hingga dialog antar komunitas.
Selain tokoh masyarakat dan adat, festival ini juga dihadiri oleh pemuda lintas wilayah, aktivis lingkungan, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil. Kehadiran Munafri dalam kegiatan ini dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal dan pelindungan kawasan hutan adat di Sulawesi Selatan. <spl>





Komentar