Bone – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bone, Andi Purnama Sari Amier yang akrab disapa Andi Ceceenyebut bahwa fraksinya sudah mengajukan nama Faidah sebagai calon Sekwan kepada pimpinan dewan. Semua anggota fraksi menyetujui keputusan itu melalui forum internal. Ia merasa heran karena Ketua DPRD, yang berasal dari partai yang sama, justru menolak pencalonan tersebut.
“Haji Faidah kami ajukan secara resmi. Kami sudah menyerahkan langsung namanya kepada Ketua DPRD dan akan meminta penjelasan atas penolakannya,” ujar Andi Cece, Kamis (17/7).
Ia menilai pimpinan DPRD wajib memberikan rekomendasi setelah berkonsultasi dengan semua fraksi. Karena itu, Fraksi Gerindra memilih menunggu penjelasan dari pimpinan dewan dan meminta Pemkab Bone melanjutkan proses pelantikan sesuai aturan.
Saat merespons isu mosi tidak percaya, Andi Cece langsung membantah kabar tersebut. Ia meyakini persoalan ini masih bisa selesai melalui komunikasi langsung dengan Ketua DPRD tanpa memperuncing konflik politik. Ia juga mengajak semua pihak bersikap rasional saat menghadapi persoalan kelembagaan.
“Menurut saya, masalah ini belum final. Sebagai sesama kader Gerindra, saya berharap kita bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin. Kita harus mengawal urusan kelembagaan dengan logika, bukan emosi,” tegasnya.
Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, menolak pelantikan Faidah karena tidak pernah menerima komunikasi dari pihak pemerintah maupun calon Sekwan soal pencalonan tersebut.
“Sejak awal memang tidak ada komunikasi, baik dari pihak pemerintah maupun dari calon Sekwan,” jelas Andi Tenri.
Fraksi Gerindra saat ini sedang menggelar rapat internal untuk menentukan langkah selanjutnya. Mereka berkomitmen menjaga stabilitas DPRD melalui komunikasi yang sehat dan terbuka.





Komentar