Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Kekerasan Mahasiswa Luwu Raya Gegerkan Makassar, Bupati Bereaksi Keras

Bupati Luwu Utara mengecam kekerasan mahasiswa Luwu Raya di Makassar
Bupati Luwu Utara menyampaikan pernyataan tegas terkait kekerasan mahasiswa Luwu Raya yang terjadi di sejumlah kampus di Kota Makassar.

Luwu Utara — Kekerasan mahasiswa Luwu Raya di Makassar memicu reaksi keras dari Bupati Luwu Utara. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang ramai diperbincangkan masyarakat.

Aksi Penyisiran Picu Ketegangan

Sebelumnya, sekelompok mahasiswa Luwu Raya menyisir sejumlah kampus di Kota Makassar. Mereka melakukan aksi kekerasan yang terekam dalam video dan langsung menyebar di media sosial. Publik pun merespons aksi tersebut dengan keresahan.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Bupati Luwu Utara mengecam keras tindakan itu. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh membenarkan kekerasan dalam bentuk apa pun. Ia juga menyatakan bahwa salah satu pelaku berasal dari wilayah Luwu Utara.

“Karena kejadian penikaman yang melibatkan seorang warga asal Luwu Utara, kami sebagai pemerintah Luwu Utara menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang terdampak atas insiden ini,” ujar Bupati Luwu Utara.

Pemerintah Dorong Proses Hukum Tegas

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus mendorong aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini secara adil dan transparan. Mereka juga memberikan perhatian penuh kepada para korban untuk memastikan hak-haknya terpenuhi.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

“Kami meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang telah memicu dan melakukan tindak pidana ini,” tegas Bupati Luwu Utara.

Imbauan Damai Bagi Mahasiswa Luwu Raya

Bupati mengajak mahasiswa asal Luwu Raya untuk menahan diri dan menghindari provokasi. Ia juga meminta semua pihak menjaga ketertiban dan menciptakan suasana damai di lingkungan kampus.

Ia berharap kekerasan mahasiswa Luwu Raya tidak terulang dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kedamaian serta solidaritas di dunia pendidikan.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *