Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Tiga Hari Terisolasi! Warga Toraja Utara Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Pembersihan material longsor Toraja Utara di jalan Lembang Issong Kalua Kecamatan Buntao menggunakan alat berat oleh BPBD setempat, Jumat 31 Oktober 2025.
Petugas BPBD membersihkan material longsor Toraja Utara di jalan Lembang (Desa) Issong Kalua’, Kecamatan Buntao, Jumat (31/10/2025).

Toraja UtaraLongsor Toraja Utara di jalan Lembang (Desa) Issong Kalua’, Kecamatan Buntao, akhirnya berhasil dibersihkan pada Jumat (31/10/2025) setelah menutup akses selama tiga hari.

Peristiwa longsor Toraja Utara ini terjadi pada Selasa (28/10/2025) akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, jalan penghubung antara Lembang Issong Kalua’ dan Kelurahan Tallang Sura’ sempat terputus total dan membuat aktivitas warga terganggu.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara, Alexander Limbong Tiku, menegaskan bahwa pihaknya segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material tanah dan batu.
“Material longsor kita bersihkan menggunakan alat berat. Kalau memungkinkan, hari ini bisa selesai. Semakin cepat semakin baik,” ujar Alex di lokasi pembersihan.

Selain menutup jalan, longsor juga merusak tanaman warga dan menimpa pondok persiapan upacara pemakaman mantan Lembang setempat. Namun, setelah pembersihan berlangsung intensif, kendaraan roda dua dan empat kini sudah bisa melintas kembali.

Lebih lanjut, Alex mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Toraja Utara masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Saya mengimbau warga yang tinggal di sekitar tebing dan lereng agar segera mencari tempat aman jika hujan deras turun,” katanya.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Kini, aktivitas warga di Lembang Issong Kalua’ mulai kembali normal. Meski begitu, BPBD tetap melakukan pemantauan di titik-titik rawan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *