Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Apareng Sinjai

Penemuan Mayat di Sinjai

Sinjai — Warga Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di Sungai Apareng pada Selasa siang (5/8/2025), dan penemuan itu langsung mengejutkan mereka. Sungai ini berada di perbatasan antara Desa Palangka dan Kelurahan Sangiasseri.

Seorang warga Kelurahan Sangiasseri, Ardi (40), menerima kabar mengejutkan dari kerabatnya sekitar pukul 13.00 WITA. Kerabatnya memberi tahu bahwa telah terlihat mayat di aliran sungai setempat. Ardi pun segera menuju lokasi.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

“Saya langsung ke tempat kejadian setelah ditelpon. Ternyata sudah banyak warga di sana,” kata Ardi saat ditemui.

Mayat Diduga Sudah Tewas Beberapa Hari

Setibanya di lokasi, Ardi melihat mayat tersebut sudah dalam kondisi mengenaskan. Tubuh pria itu tampak membengkak dan mengeluarkan aroma menyengat. Ia menduga korban telah meninggal beberapa hari sebelumnya.

“Melihat kondisinya yang sudah membusuk dan bengkak, sepertinya sudah lebih dari satu hari meninggal,” jelasnya.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Warga yang berdatangan ke lokasi berusaha menjaga jarak karena aroma busuk yang menyengat dari jasad tersebut. Beberapa orang mencoba mengenali identitas korban, namun tidak satu pun warga mengenalnya.

Belum ada kejelasan terkait penyebab kematian korban. Warga tidak menemukan tanda pengenal di tubuh korban maupun di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Sinjai Selatan, Iptu Anwar, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mengirim anggota ke lokasi untuk melakukan proses identifikasi dan evakuasi.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

“Benar, anggota kami sudah bergerak ke tempat kejadian untuk mengamankan lokasi dan mengidentifikasi korban,” ujar Anwar.

Tim kepolisian menggandeng pihak medis dan pemerintah setempat, lalu mereka membawa mayat tersebut ke rumah sakit untuk melakukan autopsi. Hingga saat ini, aparat masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.

Pihak berwenang meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait korban untuk segera menghubungi mereka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *