Parepare – Kota Parepare memasuki babak baru dalam pengawasan pembangunan daerah. Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) meluncurkan Sistem Monitoring Pembangunan sebagai solusi digital untuk memperkuat efektivitas dan akuntabilitas pembangunan.
Peluncuran sistem ini berlangsung pada Jumat, (2/8/2025). Acara bertempat di Ruang Rapat Bappeda Parepare. Sosialisasi bertema “Penerapan Sistem Monitoring untuk Optimalisasi Pembangunan Perangkat Daerah” dihadiri peserta dari berbagai instansi pemerintahan.
ITH mengembangkan sistem ini melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM-PK). Ketua Tim Peneliti, Khaera Tunnisa M.Kom., menjelaskan bahwa sistem ini hadir sebagai kontribusi nyata ITH dalam mendukung tata kelola yang transparan dan berbasis teknologi.
Sistem monitoring ini memungkinkan pengguna memantau, mencatat, dan mengevaluasi kegiatan pembangunan secara langsung. Semua proses dilakukan dalam satu platform digital yang mudah diakses.
Setelah pembukaan, Tim ITH memandu sesi pelatihan teknis. Mereka menampilkan simulasi penggunaan sistem secara langsung. Peserta pelatihan belajar menggunakan sistem sesuai peran masing-masing, mulai dari admin hingga operator lapangan.
Tim ITH terdiri dari dosen dan mahasiswa. Di antaranya Eka Qadri Nuranti B.S.Kom., M.Kom. sebagai Ketua Tim PPM-PK, Naili Suri Intizhami S.Kom., M.Kom., dan Mar’atuttahirah S.Pd., M.T. Enam mahasiswa juga terlibat aktif dalam mendampingi pelatihan.
Sekretaris Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang ST., MT., membuka acara dan menyampaikan apresiasi. Ia menilai sistem ini sebagai langkah positif dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang responsif.
Peluncuran sistem ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat ilmu. ITH hadir langsung membawa solusi untuk kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan hadirnya sistem monitoring ini, Parepare memiliki fondasi kuat untuk membangun pemerintahan yang lebih transparan, terukur, dan berdampak nyata bagi warganya.





Komentar