Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto meluncurkan Portal Satu Data Jeneponto sebagai platform digital untuk menyatukan data sektoral dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga Badan Pusat Statistik (BPS). Bupati Jeneponto, Paris Yasir, memimpin langsung peluncuran tersebut dalam acara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati pada Rabu, (30/7).
Bupati Paris Yasir menyampaikan bahwa digitalisasi data merupakan langkah penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, terukur, dan akuntabel. Ia menegaskan pentingnya penggunaan data yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Kita tidak bisa lagi bekerja tanpa basis data yang valid. Portal ini menjadi langkah awal untuk memastikan setiap kebijakan yang kita ambil memiliki pijakan yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Paris Yasir di hadapan seluruh peserta kegiatan.
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfo) Kabupaten Jeneponto menjadi penggerak utama dalam pengembangan portal ini. Kepala Dinas Kominfo Sulaeman menyebut proyek ini melalui perencanaan, koordinasi instansi, pembangunan sistem, dan uji coba fungsional menyeluruh.
“Kami telah melewati berbagai tahapan mulai dari perencanaan, diskusi lintas instansi, pembangunan sistem, hingga uji coba, agar portal ini benar-benar siap digunakan dan bermanfaat bagi semua pihak,” ungkap Sulaeman.
Portal Satu Data Jeneponto Terkoneksi Langsung Dengan Milik Pemprov Sulsel
Menariknya, portal ini sudah terkoneksi langsung dengan Portal Satu Data Provinsi Sulawesi Selatan, menjadikan Jeneponto sebagai salah satu daerah pionir dalam integrasi data lintas wilayah. Konektivitas ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk perencanaan pembangunan skala regional.
Paris Yasir menekan tombol digital sebagai simbol peluncuran dan menunjukkan aksinya di hadapan OPD, Forkopimda, camat, dan undangan.
“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak hanya sekadar mengisi data, tapi juga memeliharanya, memverifikasi, dan memanfaatkannya demi pembangunan yang berkelanjutan,” seru Paris Yasir dalam sambutannya.
Dinas Kominfo menyerahkan 44 akun resmi kepada 33 OPD dan 11 kecamatan guna memperbarui dan mengelola data sektoral secara aktif. Pemerintah mendorong setiap instansi agar aktif memanfaatkan platform ini sebagai alat perencanaan yang efektif dan efisien.
Setelah meluncurkan portal, panitia menggelar Rapat Koordinasi Forum Satu Data Jeneponto dan menghadirkan 90 peserta dari OPD, camat, dan teknis.
Tanya ChatGPT Forum ini membahas mekanisme teknis pengumpulan, validasi, hingga pemanfaatan data lintas sektor.
Sulaeman menekankan bahwa keberhasilan Portal Satu Data sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan penguatan sistem pendukung.
“Kebijakan satu data tidak akan berhasil tanpa koordinasi yang kuat antar instansi. Keberhasilan platform ini sangat bergantung pada komitmen bersama,” tandasnya.
Dengan peluncuran ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmen untuk membangun sistem informasi yang kuat dan berkelanjutan demi mendukung visi pembangunan daerah berbasis data.





Komentar