Tana Toraja – Pelatihan maket kontur menjadi sarana strategis yang digunakan Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk meningkatkan keterampilan siswa SMKN 1 Tana Toraja. Melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), tim pengabdi UNM secara aktif melibatkan siswa dalam praktik visualisasi kontur tanah secara langsung.
Prof. Dr. Drs. Taufiq Natsir, M.Pd. memimpin pelatihan ini bersama Ridwan, S.Pd., M.T. Mereka secara langsung membimbing siswa untuk menerjemahkan data peta kontur ke dalam bentuk maket tiga dimensi. Dengan pendekatan praktik langsung, siswa tidak hanya membaca data, tetapi juga memotong dan menyusun bahan sesuai elevasi.
“Kami ingin siswa tidak hanya paham teori, tapi juga mampu mengaplikasikan kontur ke dalam wujud nyata. Ini penting bagi jurusan teknik konstruksi,” jelas Prof. Taufiq.
Selain itu, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi saat mengolah data, memotong bentuk, hingga merakit maket. Aktivitas ini melatih ketelitian, kerja sama tim, serta pemahaman terhadap karakteristik medan.
Pelatihan maket kontur ini juga mendapat sambutan positif dari Kepala SMKN 1 Tana Toraja, Oktavianus Tonapa Ganna, S.Pd., M.M. Ia menegaskan bahwa pelatihan tersebut melengkapi pembelajaran yang sebelumnya hanya berbasis gambar dua dimensi.
“Kini siswa bisa melihat langsung bentuk kontur dalam bentuk nyata. Hal ini membuat mereka lebih cepat memahami konsep konstruksi,” ujar Oktavianus.
Lebih lanjut, pelatihan ini menanamkan sikap tekun dan berpikir sistematis. Tim dosen UNM berharap pengalaman ini dapat memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Melalui sinergi ini, UNM membuktikan komitmennya untuk menghadirkan ilmu yang relevan dan aplikatif bagi satuan pendidikan vokasi. Dengan demikian, lulusan SMK bisa tampil sebagai tenaga siap pakai, kompeten, dan berkarakter.





Komentar