Gowa — Pemerintah Kabupaten Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui program Gowa Sejahtera (Masunggu Hati Damai). Program ini tetap berjalan meski target 100 hari kerja telah rampung.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bersama jajaran, turun langsung ke rumah warga di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Senin (23/6). Salah satu yang dikunjungi yakni rumah Daeng Nangka (68), seorang warga yang selama ini mendapat perhatian masyarakat sekitar.
“Walaupun tidak terdaftar dalam keluarga miskin ekstrem (KME), kami tetap hadir membantu warga yang membutuhkan,” ujar Bupati Husniah Talenrang.
Daeng Nangka menerima bantuan berupa ternak ayam untuk modal usaha dan sejumlah perabotan rumah tangga. Sebelumnya, rumahnya juga dibantu dibedah atas swadaya masyarakat.
“Saya sangat bersyukur atas perhatian ini. Bantuan ini akan saya rawat dan manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Daeng Nangka.
Bupati Sitti menegaskan, Pemkab Gowa akan terus melakukan intervensi serupa untuk keluarga lain yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, bantuan tidak semata-mata bergantung pada daftar penerima KME, tetapi menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian, terutama mereka yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.
Program Masunggu Hati Damai ini dirancang untuk memberikan bantuan tepat sasaran, baik berupa perbaikan rumah, modal usaha, maupun peralatan pendukung rumah tangga. Pemkab Gowa berharap program ini mampu menekan angka kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan. <spl>





Komentar