Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Gaya Hidup Hukum

Polisi Tangkap 2 Pemuda Perusak Mobil di Jeneponto

Jeneponto – Polisi berhasil mengungkap aksi perusakan mobil yang menghebohkan warga Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dua pemuda berinisial AMAD (16) dan AM alias M (16) telah di ringkus lsetelah keduanya terbukti ikut melempari tujuh mobil hingga mengalami kerusakan. Penangkapan berlangsung Rabu (20/8/2025) dini hari sekitar pukul 00.20 WITA, ketika tim gabungan Polres Jeneponto bergerak cepat dan mengamankan kedua pelaku di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Kasubsi Penmas Polres Jeneponto Iptu Uji Mughni menjelaskan bahwa kedua remaja tersebut hanya ikut-ikutan teman dalam keadaan mabuk. Menurutnya, perbuatan mereka masuk kategori kenakalan remaja, meskipun telah meresahkan masyarakat. “Mereka ikut-ikutan teman yang masih DPO dan saat itu dalam keadaan mabuk. Jadi bisa dikatakan hanya iseng,” ungkapnya.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Uji menegaskan bahwa jumlah kendaraan yang rusak tidak sebanyak kabar yang beredar. Polisi memastikan hanya tujuh mobil yang menjadi sasaran lemparan, bukan 30 mobil . Klarifikasi ini sekaligus menenangkan warga yang sempat khawatir akan besarnya kerusakan akibat ulah kelompok tersebut.

Perburuan Terhadap Kelompok Pemuda

Selain dua remaja, polisi juga memburu lima orang lainnya yang masih berstatus daftar pencarian orang (DPO). Mereka berinisial AB, AW, AQ, HR, dan RH. Berbeda dengan dua pelaku remaja, kelima DPO tersebut sudah dewasa dan terkenal kerap membuat onar di Jeneponto. “Kalau yang lima orang ini diduga sudah dewasa. Mereka sering bikin masalah dan bisa dianggap pentolan di Jeneponto,” jelas Uji.

Salah satu dari DPO bahkan berstatus residivis. Sosok ini terkenal sering memalak pedagang, memukul korban yang tidak menuruti permintaannya, kemudian melarikan diri. Rekam jejak itulah yang membuat polisi lebih waspada dalam melakukan pengejaran. Polisi juga mendapat informasi bahwa para buron tersebut kabur ke luar daerah, termasuk Kota Makassar hingga Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan menegaskan bahwa kelompok ini bukan geng motor, melainkan kumpulan pemuda yang sudah dikenal dengan kenakalan mereka. Ia memastikan jajaran Polres akan terus memburu para pelaku sampai seluruhnya tertangkap. “Kami berhasil amankan dua remaja pelaku perusakan. Untuk lima orang lainnya masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Peristiwa perusakan mobil ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya pengawasan terhadap anak muda. Kenakalan yang berawal dari iseng dapat berubah menjadi tindak kriminal serius. Polisi pun berharap kerja sama masyarakat untuk melaporkan keberadaan para pelaku yang masih buron agar keamanan Jeneponto tetap terjaga.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *