Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Sapi Kurban Presiden Prabowo 807 Kg Disembelih di Palopo, Dagingnya untuk Anak Stunting dan Warga Kurang Mampu

Ilustrasi Penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha

Palopo – Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Bukit Lewadang, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, pada Jumat pagi (6/6). Sapi jenis Limousin berbobot 807 kilogram ini menjadi simbol nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu dan anak penderita stunting di Palopo.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Palopo, Lukman, mengatakan bahwa prosesi penyerahan sapi kurban Presiden dimulai dengan serah terima simbolis dari Penjabat Wali Kota Palopo, Firmanza, kepada pengurus masjid. Setelah itu, sapi langsung dibawa ke RPH untuk proses penyembelihan dan pendistribusian daging.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

“Daging kurban ini akan dibagikan kepada masyarakat umum dan 88 anak penderita stunting yang telah kami data sebelumnya,” jelas Lukman saat ditemui di lokasi penyembelihan.

Distribusi daging sapi Presiden difokuskan di Kelurahan Padang Lambe, menyasar sekitar 202 rumah tangga penerima manfaat yang tersebar di empat wilayah RW. Penyaluran daging dilakukan melalui pengurus masjid agar lebih tepat sasaran.

Selain bantuan dari Presiden, Pemerintah Kota Palopo juga menyalurkan sapi kurban dari berbagai donatur dan instansi pemerintah, termasuk tiga ekor sapi dari pemerintah daerah yang disebar ke sejumlah masjid dan pesantren di Kota Palopo.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kota Palopo, Muh Ibnu Hasyim, menjelaskan bahwa sapi jenis Limousin tersebut berasal dari peternak di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Hal ini dikarenakan peternak lokal di Palopo belum mampu memenuhi standar bobot minimal 800 kilogram sesuai ketentuan dari Sekretariat Militer Kepresidenan.

“Sapi kurban bantuan Presiden harus berbobot minimal 800 kilogram. Karena peternak lokal belum sanggup memenuhi syarat tersebut, maka sapi didatangkan dari Kabupaten Wajo,” terang Ibnu.

Kegiatan kurban ini merupakan bagian dari peringatan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah yang mengedepankan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Pemerintah berharap melalui program kurban ini, manfaatnya dapat dirasakan secara merata, khususnya oleh masyarakat kurang mampu dan keluarga dengan anak stunting.

RDP DPRD Gowa Berujung Somasi Media, Mekanisme Rapat dan Kebebasan Pers Dipertanyakan

Momentum ini juga diharapkan bisa mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Palopo. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *