Bulukumba – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bulukumba tetap melanjutkan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 pada Sabtu (30/8/2025). Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD, meski bertepatan dengan hari libur.
Rapat oleh Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah. Ia bersama Wakil Ketua DPRD, Fahidin HDK dan Syahruni Haris. Hadir pula sejumlah anggota Banggar, di antaranya Rizal Sarib (PKS), Andi Usdar (Gerindra), Dr. Supriadi (PKS), Drs. H. Andi Pangerang Hakim (PPP), Alkhaisar Jainar Ikrar (PKB), Anhar Sakti (Hanura), dan H. Safiuddin (PKS).
Selain unsur legislatif, pembahasan juga turut hadir Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kabag Hukum Setda, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bulukumba bersama beberapa kepala OPD terkait. Sekretaris DPRD Bulukumba, Dr. Asnarti Said Culla, bersama Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan juga ikut mendampingi jalannya rapat.
Rapat Banggar
Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Bulukumba, Umy Asyiatun, menegaskan bahwa pembahasan Perubahan APBD 2025 harus tepat waktu. Ia menyebut tenggat yang tersedia tidak memungkinkan penundaan agenda, meskipun hari itu jatuh pada hari libur.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan tepat waktu. Karena itu, meskipun hari libur, rapat tetap kami laksanakan agar pembahasan APBD tidak molor,” ungkap Umy Asyiatun.
Suasana rapat berlangsung serius, dengan fokus pada penyelarasan kebutuhan daerah dan rencana pembiayaan. Para anggota Banggar bersama TAPD membahas secara detail alokasi anggaran yang harus prioritas. Harapannya, hasil pembahasan dapat memberikan arah pembangunan yang lebih efektif untuk masyarakat Bulukumba.
Komitmen Umy Asyiatun memimpin rapat pada hari libur menunjukkan keseriusan DPRD dalam menjaga kedisiplinan kerja. Langkah ini sekaligus memperlihatkan sinergi legislatif dan eksekutif dalam menyelesaikan agenda keuangan daerah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan keberlanjutan pembahasan tersebut, DPRD Bulukumba optimistis Perubahan APBD 2025 bisa rampung sesuai target waktu. Keputusan itu diharapkan membawa manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembangunan daerah.





Komentar