Makassar — Jumria (41), seorang warga Jalan Rudal, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Temukan 40 butir amunisi saat menggali lantai rumah untuk menanam ari-ari cucunya, Jumat (4/7/2025) sekitar pukul 18.30 WITA. Temuan itu menggegerkan warga sekitar.
Saat itu, Jumria memindahkan beberapa keramik untuk mencari lokasi yang tepat. Ia menggali bagian tanah dan menemukan sebuah bungkusan plastik mencurigakan. Ketika membuka bungkusan tersebut, Jumria mendapati puluhan amunisi berkarat di dalamnya.
Tanpa menunda waktu, Jumria segera melapor ke Polsek Biringkanaya. Aparat kepolisian yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Petugas mendata dan Temukan 40 butir amunisi yang terdiri dari 24 butir amunisi tajam, 10 butir pendek, dan 6 butir sedang.
Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, AKP Jafar, menjelaskan bahwa mereka tengah menelusuri asal usul amunisi tersebut. Polisi menduga amunisi itu milik mantan penghuni rumah yang pernah bekerja sebagai anggota TNI.
“Dulu, seorang pensiunan TNI memiliki rumah itu. Setelah dijual kepada Ibu Diana, rumah tersebut dikontrakkan ke Ibu Jumria,” ungkap AKP Jafar pada Senin (7/7), ujarnya kepada wartawan.
Warga sekitar yang mendengar kabar penemuan amunisi itu langsung berdatangan ke lokasi. Mereka ikut menyaksikan proses pengamanan barang bukti oleh aparat kepolisian. Beberapa warga mengaku kaget karena rumah tersebut sudah lama tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. Suasana lingkungan yang biasanya tenang mendadak menjadi ramai dan penuh pertanyaan.
Peti berisi amunisi ditemukan dalam kondisi lapuk karena usia. Polisi memperkirakan pemilik lama menanam peti tersebut di dalam rumah sebelum pindah. Hingga kini, petugas masih menyelidiki kemungkinan unsur pidana dalam penyimpanan amunisi tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan benda mencurigakan serupa. Penemuan ini juga menjadi pengingat penting bagi warga yang membeli atau menyewa rumah bekas, agar memeriksa setiap sudut dengan teliti. <spl>





Komentar