Makassar — Polisi menangkap F (42), pria asal Kabupaten Maros, karena mencium siswi sekolah dasar (SD) di lingkungan sekolah, Jumat (17/10/2025). Kasus ini menambah daftar pelecehan anak SD Makassar yang menghebohkan warga.
Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu menjelaskan, peristiwa itu terjadi di salah satu SD di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya. Setelah menerima laporan warga sekitar pukul 13.20 Wita, polisi langsung menuju lokasi dan menangkap pelaku.
“Kami menerima informasi tentang tersangka cabul di sekolah SD. Piket fungsi Polsek Biringkanaya langsung mendatangi lokasi,” kata AKP Andik Wahyu, Jumat (17/10/2025).
Pelaku Akui Cium Siswi karena “Gemas”
F mengaku mencium pipi korban sebanyak dua kali karena merasa gemas. Ia juga berdalih melakukan aksi itu secara spontan karena belum memiliki anak setelah menikah.
“Saya memeluk dan mencium anak itu karena lucu dan menggemaskan. Selama pernikahan saya belum punya keturunan,” ujar F saat diperiksa polisi.
Tindakan tersebut menimbulkan kemarahan warga dan kembali memunculkan perhatian publik terhadap maraknya pelecehan anak SD Makassar di lingkungan sekolah.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menangkap F dan menyerahkannya kepada polisi. Petugas kemudian membawa pelaku ke Mapolsek Biringkanaya untuk pemeriksaan serta mencegah amukan massa.
Setelah pemeriksaan awal, polisi mengirim pelaku ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar untuk proses hukum lanjutan.
“Kami membawa tersangka ke Polrestabes Makassar agar penyidik PPA memproses kasusnya,” jelas Andik.
Video Penangkapan Viral di Media Sosial
Video penangkapan pelaku menyebar luas di media sosial. Akun Instagram @makassar_iinfo dan @mksinfo.official mengunggah rekaman saat warga menginterogasi pelaku.
Dalam video itu, pelaku duduk tertunduk ketika seseorang menanyainya.
“Anak SD kamu peluk, kan?” tanya perekam.
“Iya,” jawab F pelan.
“Kamu cium?”
“Iya, dua kali,” akunya lagi.
Video tersebut membuat warganet marah dan warga sekitar sekolah heboh. Banyak pengguna media sosial menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kasus pelecehan anak SD Makassar yang sering terulang.
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin memastikan penyidik masih memeriksa F secara intensif.
“Kami sudah menerima pelaku dari Polsek Biringkanaya. Penyidik PPA masih memeriksa dan mendalami kasus ini,” kata Wahiduddin.





Komentar