Jakarta – 24 Mei 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lima kali gempa bumi yang mengguncang beberapa wilayah di Indonesia sepanjang Sabtu (24/5). Meski intensitas gempa bervariasi dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan berarti, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Menurut data resmi BMKG, gempa pertama terjadi pukul 03.41 WIB di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, dengan magnitudo 2,8 dan kedalaman 5 kilometer. Gempa ini dirasakan dengan intensitas II-III MMI di wilayah sekitar.
Gempa kedua terjadi di Bondoala, Konawe, Sulawesi Tenggara, pada pukul 04.35 WIB dengan magnitudo 3,7 dan kedalaman 8 kilometer. Warga di Konawe, Konawe Selatan, dan Kendari melaporkan merasakan guncangan hingga intensitas III MMI.
Selanjutnya, gempa ketiga terjadi di Samaturu, Kolaka, pada pukul 06.52 WIB dengan magnitudo 3,5 dan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini terasa hingga intensitas III MMI di Kolaka.
Pada sore hari, pukul 15.36 WIB, gempa keempat mengguncang Kepulauan Banda, Maluku Tengah, dengan magnitudo 4,0 dan kedalaman 66 kilometer. Intensitas guncangan mencapai II MMI.
Gempa terakhir tercatat pada pukul 17.51 WIB di Sampara, Konawe, dengan magnitudo 2,8 dan kedalaman 5 kilometer. Guncangan dirasakan di intensitas II MMI.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia merupakan bagian dari Cincin Api Pasifik yang rawan gempa bumi dan letusan gunung berapi. Oleh karena itu, mitigasi bencana harus menjadi budaya masyarakat.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang, selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan gempa susulan,” ujar Daryono.
BMKG juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang sering beredar pasca-gempa, serta selalu mengikuti protokol keselamatan bencana. <spl>





Komentar