Jakarta Selatan – Pada Rabu (21/5), suasana haru menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan, saat jenazah Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari jurnalis senior Najwa Shihab, dimakamkan. Ibrahim menghembuskan napas terakhir pada Selasa (20/5), pukul 14.29 WIB, di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Jakarta Timur, setelah berjuang melawan stroke yang dideritanya.
Meski cuaca mendung dan hujan deras mengguyur kawasan Cilandak, prosesi pemakaman tetap berlangsung khidmat. Jenazah tiba di TPU Jeruk Purut sekitar pukul 10.30 WIB, diiringi oleh keluarga dan kerabat dekat. Mata Najwa Shihab tampak sembab, namun ia berusaha tegar saat mengikuti prosesi shalat jenazah. Usai prosesi, Najwa memilih untuk kembali ke rumah duka, memberikan ruang bagi keluarga untuk melanjutkan prosesi pemakaman.
Ibrahim Sjarief Assegaf dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan berintegritas tinggi. Ia merupakan pengacara terkemuka yang pernah menjabat sebagai mitra di firma hukum Assegaf Hamzah & Partners dan direktur di PT Justika Siar Public (Hukumonline). Selain itu, ia juga aktif dalam dunia pendidikan hukum sebagai pengajar di STH Indonesia Jentera.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang turut hadir di rumah duka, mengenang Ibrahim sebagai pribadi yang aktif dan inspiratif.
“Mas Ibrahim adalah sosok yang sangat bugar, gemar berolahraga, dan penuh semangat. Kepergiannya sungguh mengejutkan kami semua,”
— ujar Anies Baswedan mengenang almarhum.
Keluarga besar mengimbau masyarakat untuk turut mendoakan almarhum.
“Semoga Ibrahim Sjarief mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Yang Maha Pengasih dan Pemberi Kasih,”
— demikian pernyataan resmi dari pihak keluarga.
<spl>





Komentar