Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar Sulsel

Bukan Sekedar Menghafal: RQIB Tempa Santri dengan Al-Qur’an dari Bangun Tidur hingga Terlelap

Rumah Qur'an Imam Bukhari (RQIB)

Makassar – Dengan niat tulus membumikan Al-Qur’an, Rumah Qur’an Imam Bukhari (RQIB) menapaki perjalanan panjang yang menginspirasi. RQIB berdiri pada 1 Agustus 2008 dan setiap tahun memperingati tanggal tersebut sebagai “Hari RQIB”. Pada 2012, RQIB membuka jenjang SD/MI. Awalnya, lembaga ini hadir sebagai Taman Kanak-kanak (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sederhana yang menjadi tempat anak-anak belajar mengaji. Kini, RQIB berkembang menjadi pesantren tahfidz modern yang menempa ratusan santri agar menjadi generasi penjaga kalam Ilahi.

Perjalanan evolusi RQIB berlangsung secara bertahap. Ummu Balqis atau Zulfaidah Aqfar mendirikan RQIB dengan visi pendidikan yang terus tumbuh seiring waktu. Pada 2014, RQIB memperluas pendidikan dengan membuka SMP dan SMA. Tiga tahun kemudian, tepatnya 2017, lembaga ini mengubah format menjadi madrasah.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Puncak transformasi terjadi pada 2019. Setelah melewati berbagai fase, RQIB memantapkan diri sebagai pondok pesantren tahfidzul Qur’an dengan sistem mondok (boarding school) untuk santri putra dan putri. Generasi penerus terus menjaga dan mengembangkan visi para pendiri agar mampu melahirkan hafidz dan hafidzah yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga kuat dalam karakter.

Denyut Kehidupan di Jantung Pesantren

Di balik tembok pesantren, kehidupan para santri berjalan dalam ritme terstruktur yang sepenuhnya berorientasi pada Al-Qur’an dan pembinaan diri. Aktivitas dimulai jauh sebelum fajar. Pukul 04.00 subuh, para santri bangun dan mempersiapkan diri melaksanakan sholat Subuh. Santri yang menjalankan puasa sunnah mengisi waktu dengan sahur bersama pada hari Senin dan Kamis.

Usai sholat Subuh berjamaah, lantunan ayat suci menggema saat para santri mengikuti tadarus Al-Qur’an, lalu melaksanakan kegiatan kebersihan untuk melatih kedisiplinan. Pukul 07.15, apel pagi menjadi penanda dimulainya aktivitas formal dan memacu semangat sebelum mereka memasuki khalako (halaqah) Qur’an.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Kurikulum tahfidz di RQIB tersusun secara sistematis untuk memastikan efektivitas hafalan. Pada sesi pagi, para santri mengikuti Sabaq, yaitu setoran hafalan baru kepada pembimbing. Siang hari, usai sholat Dzuhur, para santri mengulang dan memperkuat hafalan dalam sesi Sabaqi.

Sore hari, setelah sholat Ashar, para santri mengikuti kegiatan Tarbiyah yang berfokus pada pendalaman ilmu agama dan pembinaan karakter. Waktu antara Maghrib dan Isya mereka gunakan untuk tadarus Al-Qur’an agar tetap terhubung dengan kitab suci.

Pada malam hari, para santri menutup proses tahfidz dengan sesi Manzil, yaitu setoran muroja’ah (hafalan lama) untuk menjaga hafalan tetap kuat.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Selain membina rohani dan intelektual, RQIB juga menjaga kesehatan jasmani santri. Setiap Ahad pagi, para santri melakukan Tarbiyah Jasadiyah berupa olahraga bersama untuk menjaga kebugaran.

Dengan jadwal terperinci dari bangun tidur hingga beristirahat, Rumah Qur’an Imam Bukhari menunjukkan komitmen kuat sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi Qur’ani disiplin, berakhlak mulia, dan memiliki hafalan mutqin (kuat dan lancar). <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *