Soppeng — Jalan Poros Soppeng-Wajo yang menjadi akses utama antar kabupaten di Sulawesi Selatan kembali mengalami gangguan serius. Tanah longsor yang terjadi di Dusun Pallapao, Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, menyebabkan sebagian badan jalan amblas hingga sedalam dua meter.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 WITA pada Minggu siang (15/6). Akibatnya, kendaraan roda enam atau lebih termasuk truk dan bus dilarang melintasi jalur tersebut untuk mencegah risiko kecelakaan yang lebih besar. Jalan provinsi ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Soppeng dengan Kabupaten Wajo.
“Betul, ada longsor di Baringeng siang tadi yang menyebabkan jalan amblas. Untuk saat ini hanya bisa dilalui kendaraan kecil, sementara truk dan kendaraan roda enam dilarang melintas,” jelas Kasat Lantas Polres Soppeng, Iptu Alwi, saat dikonfirmasi.
Antrian panjang pun tak terhindarkan, karena jalan hanya menyisakan satu lajur sempit, arus kendaraan di lokasi longsor kini harus diatur satu per satu, apalagi jalan tersebut merupakan jalur utama mobilitas masyarakat antar kabupaten.
Polisi lalu lintas dari Polres Soppeng telah diterjunkan ke lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. Iptu Alwi pun mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap bersabar, mengikuti arahan petugas, dan tidak memaksakan diri melintas dengan kendaraan besar yang bisa memperparah kondisi jalan yang telah rusak parah.
“Kami harap pengguna jalan tetap tertib dan berhati-hati. Saat ini kendaraan kami atur bergantian karena tidak bisa berpapasan,” imbuhnya. <spl>





Komentar