Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Kecelakaan Maut di Pangkep: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Angkot dan Terlindas Bus

Foto Polisi saat olah TKP kecelakaan maut

Pangkep – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Senin (24/6), memicu kecelakaan maut di Jalan Poros Trans Sulawesi, Kampung Talak, Kelurahan Talaka. Seorang wanita muda bernama Dewi (25), warga Kecamatan Segeri, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas bus yang melaju di belakangnya.

Kecelakaan bermula ketika Dewi mengendarai sepeda motor Yamaha Fino dengan nomor polisi DD 2247 EQ dari arah utara menuju selatan. Saat melintasi jalan yang licin akibat hujan lebat, motornya diduga tergelincir dan menabrak bagian belakang kanan sebuah mobil angkutan umum.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Benturan tersebut menyebabkan tubuh Dewi terpental ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah bus Volvo bernomor polisi DD 7450 RF yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar dan langsung melindas korban.

Kanit Kecelakaan Satlantas Polres Pangkep, Iptu Yushar, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia menyatakan bahwa korban mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah, sehingga dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. “Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan wajah. Jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Ma’rang dan dijemput oleh pihak keluarga,” ujar Yushar kepada wartawan.

Polisi telah mengamankan tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, yakni motor korban, mobil angkutan umum, dan bus. Kedua sopir kendaraan roda empat tersebut juga telah dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan. “Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian,” tambah Yushar.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Iptu Yushar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin dan kondisi pandangan terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan. “Kami imbau agar pengendara meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Jangan paksakan kecepatan tinggi dalam kondisi hujan,” pungkasnya. <spl>

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Catat 186 Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *