Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Polres dan BPBD Jeneponto Distribusi Air Bersih

Potret saat penyaluran bantuan

Jeneponto — Polres Jeneponto bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto bergerak cepat merespons krisis air bersih yang melanda beberapa wilayah pascabanjir. Mereka distribusi air bersih ke Dusun Sampeang, Desa Bontotiro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Kamis (10/7).

Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu merusak infrastruktur air dan menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Polres Jeneponto segera berkoordinasi dengan BPBD untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, langsung memerintahkan jajarannya agar distribusi bantuan air bersih dan kebutuhan dasar lainnya ke lokasi terdampak. Ia juga meminta anggotanya untuk aktif dalam upaya pembersihan sisa-sisa material banjir bersama warga.

“Tidak hanya air bersih, kami juga membantu membersihkan lingkungan dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Kapolres dalam keterangannya.

Petugas menyalurkan air langsung ke rumah warga menggunakan sistem bergilir agar seluruh warga menerima bantuan secara merata. Pendekatan humanis juga diterapkan dalam setiap interaksi dengan masyarakat.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Kapolres menekankan pentingnya kehadiran polisi dalam membantu warga, termasuk dalam urusan dokumen yang hilang akibat banjir. Ia meminta para Bhabinkamtibmas mendampingi warga dalam proses pengurusan administratif.

Para Bhabinkamtibmas mulai turun ke lapangan dan membantu masyarakat yang kehilangan dokumen penting, seperti KTP dan kartu keluarga. Mereka juga mendata warga yang belum tersentuh bantuan agar bisa segera ditindaklanjuti.

Warga Dusun Sampeang menyampaikan apresiasi atas kepedulian aparat kepolisian dan BPBD. Mereka merasa sangat terbantu dengan bantuan air bersih dan pelayanan yang cepat dari pemerintah dan aparat.

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Catat 186 Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *