Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Pendidikan Sulsel

Banjir Bandang di Rumbia Jeneponto, Lima Warga Terjebak di Rumah Panggung Dekat Sungai

Potret saat banjir di Rumbia

Jeneponto – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, sejak Jumat malam (4/7/2025), menyebabkan meluapnya sungai di sekitar permukiman warga. Akibatnya, banjir merendam sejumlah rumah dan infrastruktur di Desa Bonto Tiro.

Peristiwa ini menjadi perhatian setelah beredar informasi bahwa bahwa lima orang terjebak di rumah panggung yang berada di tepi sungai. Derasnya arus air membuat belum bisa di evakuasi hingga Sabtu pagi (5/7/2025).

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

Warga menyebarkan kabar ini melalui grup WhatsApp Mitra Humas Polres Jeneponto. Dalam pesan tersebut, warga meminta bantuan segera dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto agar segera melakukan evakuasi.

“Mohon bantuan dari BPBD Kabupaten Jeneponto. Saat ini terjadi banjir di Desa Bonto Tiro, Kecamatan Rumbia. Satu rumah yang berada di dekat jembatan menuju Dusun Balebalang terancam hanyut. Ada lima anggota keluarga yang berada di atas rumah… Mohon bantuannya secepatnya,” tulis salah satu pesan warga.

Sejumlah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan tingginya genangan air yang telah melampaui badan jalan dan jembatan. Dalam rekaman tersebut, juga terdengar suara histeris warga yang khawatir akan keselamatan para korban.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Kepala BPBD Jeneponto, Andi Patappoy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat dan evakuasi.

“Saya sudah dalam perjalanan menuju lokasi. Nanti saya sampaikan perkembangannya,” ujar Andi saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan warga diminta untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut. Pemerintah daerah juga mengimbau warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

RDP DPRD Gowa Berujung Somasi Media, Mekanisme Rapat dan Kebebasan Pers Dipertanyakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *