Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Gema 1 Muharram, Umpar Beri Gaji ke-13 untuk 53 Guru Honorer

Foto bersama tokoh Muhammadiyah, pimpinan Umpar, guru honorer, dan tamu undangan dengan latar spanduk acara.

PAREPARE — Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar Gema Tahun Baru Islam 1447 H pada Sabtu, 12 Juli 2025. Kegiatan keagamaan ini turut dirangkaikan dengan penyerahan gaji ke-13 kepada 53 guru honorer non sertifikasi sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap tenaga pendidik.

Acara yang berlangsung di Aula Umpar tersebut menghadirkan berbagai tokoh penting. Di antara tamu undangan yang hadir yakni Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Irwan Akib, Pj Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka, Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir, Rektor Umpar Prof. Jamaluddin Ahmad, dan Ketua PDM Parepare Prof. KH Mahsyar Idris. Pengurus Muhammadiyah tingkat wilayah Sulawesi Selatan juga turut meramaikan acara.

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 Favorit Poster Nasional Business Plan Competition

Dalam sambutannya, Prof. Irwan Akib menyampaikan pesan penting kepada seluruh warga Muhammadiyah. Ia mengajak untuk turut menyosialisasikan Kalender Hijriah Global Tunggal yang menjadi program strategis Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya membangun kebersamaan dalam organisasi. Menurutnya, jika semangat ini dijaga, maka Umpar akan terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Pesan Kebersamaan dan Kalender Hijriah Global

Menanggapi hal itu, Rektor Umpar Prof. Jamaluddin Ahmad menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab amal usaha Muhammadiyah. Ia menegaskan, pelaksanaan acara sejalan dengan keputusan Pimpinan Pusat tentang penggunaan kalender hijriah global di lingkungan Muhammadiyah.

Lebih lanjut, Prof. Jamaluddin menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memperkuat tali silaturahim antara warga persyarikatan, amal usaha, dan masyarakat umum. Penyaluran gaji ke-13, menurutnya, lahir dari inisiatif warga Muhammadiyah, khususnya Umpar, sebagai bentuk nyata dari semangat ta’awun atau saling membantu.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

“Ini adalah salah satu target utama kami. Lewat kegiatan ini, kami mempererat silaturahim antarwarga persyarikatan, amal usaha, dan masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua PDM Parepare Prof. KH Mahsyar Idris menekankan pentingnya membangun rasa kebersamaan. Ia mendorong seluruh elemen Muhammadiyah agar terus bekerja keras dalam membangun organisasi yang kuat dan berdampak positif.

Sebagai perwakilan pemerintah daerah, Pj Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka turut mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, dakwah, dan sosial. Ia berharap sinergi antara Muhammadiyah dan Pemkot Parepare terus terjaga untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *