Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar Pendidikan

SPMB 2025 Makassar Dianggap Tidak Adil? Disdik Tegaskan Transparansi Proses Seleksi

Achi Soleman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar

Makassar – Dinas Pendidikan Kota Makassar memastikan bahwa Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) 2025 berlangsung secara terbuka dan akuntabel. Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, menepis berbagai tuduhan yang menyebut proses SPMB tahun ini sarat praktik titipan atau dominasi siswa “setoran”.

Achi menjelaskan bahwa setiap hasil seleksi langsung tersedia melalui situs resmi SPMB masing-masing sekolah. Dinas Pendidikan memberikan akses tersebut agar masyarakat bisa memantau proses seleksi secara langsung dan real time. Menurutnya, keterbukaan data ini menjadi komitmen untuk menjaga kepercayaan publik.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

SPMB 2025 Makassar mengikuti Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025. Aturan ini menggantikan istilah PPDB dan mengatur seluruh proses penerimaan untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Dinas Pendidikan menyelenggarakan SPMB melalui jalur domisili, jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur mutasi. Seluruh jalur menggunakan sistem daring agar tidak ada ruang bagi intervensi atau kecurangan. Orang tua atau wali siswa mengisi data dan mengajukan pendaftaran sendiri melalui sistem resmi.

“Kami menggunakan sistem online justru untuk mencegah nepotisme. Proses ini bisa diawasi langsung oleh publik, dan kami pastikan semua tahapan berlangsung transparan,” tegas Achi.

Rakerda PKK Makassar 2026: Melinda Aksa Dorong Program Inklusif dan Berdampak

Isu mengenai 2.000 anak yang terancam tidak tertampung di sekolah negeri juga langsung dibantah Achi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak melalui penambahan rombongan belajar (rombel) dan subsidi biaya pendidikan di sekolah swasta.

“Kami bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota terus mencari solusi agar semua anak bisa bersekolah, termasuk menambah kapasitas dan bekerjasama dengan sekolah swasta,” ujarnya.

Menanggapi aksi unjuk rasa, Dinas Pendidikan sebenarnya telah mengundang para demonstran untuk berdialog. Namun hingga kini, para pengunjuk rasa belum merespons.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

“Kami tetap membuka ruang dialog dan saat ini sedang menyusun data yang akan kami paparkan secara terbuka,” tutup Achi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *