Takalar – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulsel melakukan pemeriksaan pendahuluan atas efektivitas manajemen aset Pemerintah Kabupaten Takalar untuk meningkatkan tata kelola. Menyikapi hal itu, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menginstruksikan seluruh jajarannya agar menyiapkan data dan dokumen yang harus ada.
Firdaus menyampaikan instruksi tersebut usai menerima langsung tim BPK RI Perwakilan Sulsel di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (27/8/2025). Ia menegaskan bahwa transparansi dan kesiapan data menjadi kunci dalam mendukung pemeriksaan.
“Seluruh data dan dokumen harus siap agar pemeriksaan berjalan lancar. Semoga hasilnya dapat memberikan dampak terbaik bagi kemajuan Kabupaten Takalar ke depan,” tegasnya.
Pemeriksaan BPK dan Manajemen Aset
Kepala BPK Sulsel Winner Franky Halomoan Manalu menjelaskan pemeriksaan berpedoman pada UU Nomor 15 Tahun 2024 dan UU Nomor 15 Tahun 2006.
Menurutnya, pemeriksaan bertujuan menilai masalah penatausahaan, pengamanan, dan pemanfaatan aset daerah yang menghambat efektivitas manajemen aset Pemkab Takalar.
“Melalui pemeriksaan ini, kami ingin mengetahui sejauh mana tata kelola aset berjalan, serta apakah ada hambatan dalam proses bisnis yang terlaksana OPD,” ujarnya.
Pemeriksaan berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 25 Agustus hingga 23 September 2025. Fokus utama pemeriksaan berada pada tahapan penatausahaan, pengamanan, dan pemanfaatan aset yang dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain itu, tim BPK juga akan mengkaji sistem pengendalian internal pemerintah daerah, baik dalam aspek administrasi, pengamanan hukum, maupun pengamanan fisik aset. Pemeriksaan turut menilai efektivitas digitalisasi pengelolaan barang milik daerah melalui pemanfaatan sistem aplikasi e-BMD.
Firdaus berharap, dengan keterbukaan dan kerjasama dari semua pihak, pemeriksaan ini dapat meningkatkan tata kelola aset sekaligus mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia menekankan bahwa perbaikan manajemen aset merupakan bagian penting dari upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.





Komentar