Jakarta – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia secara resmi menyatakan niatnya untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara usai menghadiri acara nasional pada Rabu (7/5/2025) malam.
“Saya akan maju dari tanah kelahiran saya, Papua, tepatnya dari Fakfak,” ujar Bahlil. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk pengabdian terhadap daerah asalnya yang selama ini turut membesarkan dirinya.
Sebagai tokoh nasional asal Papua, Bahlil menyampaikan harapannya untuk bisa berkontribusi lebih langsung dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Papua melalui jalur legislatif. “Saya ingin memperjuangkan aspirasi rakyat Papua dari dalam parlemen,” katanya.
Langkah ini menuai berbagai tanggapan positif, khususnya dari kalangan masyarakat Papua. Banyak yang melihat langkah Bahlil sebagai momentum penting untuk memperkuat representasi daerah timur Indonesia di kancah politik nasional.
Selain itu, keputusan Bahlil juga dianggap strategis, mengingat pengalamannya dalam dunia investasi dan pemerintahan. Ia dinilai memiliki jaringan dan kapasitas yang dapat mendorong pembangunan di wilayah Papua secara lebih konkret dan berkelanjutan.
Bahlil menyebut bahwa meskipun kini menjabat sebagai menteri, ia tidak melupakan asal-usulnya. “Saya besar di Fakfak. Saya tidak akan lupa akar saya,” ucapnya.
Dengan pernyataan ini, Bahlil menjadi salah satu tokoh pertama yang secara terbuka menyatakan niat maju di Pileg 2029, membuka peta awal persaingan politik lima tahun mendatang.





Komentar