Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar

DEMO KOMRAD DI MAKASSAR GAUNGKAN ADILI TUAN ISTANA

MAKASSAR–Sejumlah massa aksi mengatasnamakan Komite Rakyat Demokratik (Komrad) melakukan unjuk rasa di depan kantor dprd kota makassar.09/05/2025

Massa aksi membentang spanduk yang tertuliskan adili tuan istana dan prakondisi hari reformasi nasional

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Riyan selaku ketua komando komrad menyampaikan dalam orasinya, bahwa unjuk rasa yang dilakukan hari ini adalah prakondisi menuju hari reformasi nasional 21 Mei 2025.

“Kami dari komite rakyat demokratik melakukan unjuk rasa sesuai hasil rapat meja hitam komrad yakni prakondisi menuju hari reformasi”. Ucapnya.

Riyan menambahkan, tuntutan lainnya adalah usut pelanggaran ham di indonesia, menolak usulan dprd fraksi golkar, evaluasi uu kpk dan menuntut pendidikan wajib gratis.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Terpantau unjuk rasa yang dilakukan diwarnai dengan kepadatan lalu lintas dan kemacetan panjang di sekitar lokasi tersebut

Selain itu, terjadi insiden saling dorong antara pihak pengamanan dan massa aksi yang berlangsung tegang namun dapat di lerai dengan cepat

Menurut rian, insiden tersebut terjadi adanya sedikit mis komunikasi namun dapat di lerai dalam waktu cepat dan tidak ada insiden yang cukup fatal terjadi

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Unjuk rasa dilakukan hingga sore hari sembari melakukan orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara yang dimiliki

Beberapa jam melakukan orasi rian dengan lantang menegaskan satu poin penting yang ditujukan ke pihak pengamanan dan pemerintah.

“Rezim prabowo gibran harus lebih aktif melihat kinerja menteri-menteri serta aparat pengamanannya, tetapi jika itu tidak dapat di perhatikan, yah, kami tak percaya kinerja rezim prabowo gibran tentunya.” Tegas rian

Lanjutnya rian sampaikan saat mengakhiri unjukrasa bahwa agenda demonstrasi komrad akan rutin dilakukan.

“kami dari komrad akan rutin melakukan unjuk rasa di kota makassar. Yah minimal 1 ( satu ) kali dalam seminggu”. Tutupnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *