JAKARTA – 27 Mei 2025, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi menunjuk Dian Siswarini sebagai Direktur Utama perseroan, menggantikan Ririek Adriansyah. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang digelar di Four Seasons Hotel Jakarta pada Selasa (27/5/2025).
“RUPST tahun buku 2024 menyetujui perubahan direksi, dengan posisi Direktur Utama diisi oleh Dian Siswarini,” ungkap Sekretaris Perusahaan Telkom, Achmad Reza, usai RUPS. Dengan pengangkatan ini, masa jabatan Ririek Adriansyah yang dimulai pada 24 Mei 2019 resmi berakhir.
Dian Siswarini lahir di Majalengka, Jawa Barat, pada Mei 1968. Setelah menyelesaikan studi di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1991, ia memulai karier di sektor telekomunikasi dengan bergabung di PT Citra Sari Makmur. Pada 1996, Dian melanjutkan perjalanannya di XL Axiata, menekuni berbagai posisi strategis di bidang jaringan dan layanan digital.
Di XL Axiata, Dian pernah menduduki kursi Senior Vice President Network Planning & Development (2005–2007), Director/Chief Network Services (2007–2011), dan Director/Chief Digital Services Officer (2011–2014). Pada 2015, ia diangkat sebagai Presiden Direktur & CEO XL Axiata, jabatan yang diembannya hingga mengundurkan diri per 3 Desember 2024 menjelang proses merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk.
Selama hampir 30 tahun berkarier di industri telekomunikasi, Dian dikenal visioner dalam mengembangkan layanan digital dan memperkuat infrastruktur jaringan. Melalui LinkedIn pribadinya, ia menyatakan komitmen untuk mendorong peran perempuan dalam dunia teknologi.
Pengangkatan Dian Siswarini menandai babak baru bagi Telkom, yang tengah fokus mempercepat transformasi digital dan memperluas ekosistem layanan. Bersama jajaran direksi dan komisaris yang baru, Telkom menargetkan pertumbuhan berkelanjutan serta peningkatan nilai bagi pemegang saham. <spl>





Komentar