Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Olahraga Sulsel

Barru Berduka: Kepergian Aidil, Sang Kapten Sepak Bola Muda Berbakat

Foto Wakil Bupati Barru, Dr. Abustan Andi Bintang, bersama jajaran pengurus PSSI dan masyarakat, melayat di rumah duka Muhammad Aidil, kapten muda tim sepak bola Barru

BarruDuka mendalam menyelimuti dunia sepak bola Kabupaten Barru setelah kabar mengejutkan datang dari Kecamatan Pujananting. Muhammad Aidil, kapten muda tim sepak bola Barru, meninggal dunia dalam kecelakaan tragis yang terjadi pada Minggu, (20/7/2025). Rumah duka yang terletak di Bambae, Kelurahan Mattappawalie, dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Wakil Bupati Barru yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si, hadir langsung ke rumah duka. Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi kepada orang tua almarhum, Iskandar dan Rostina, serta seluruh keluarga besar. Dalam suasana penuh haru, Abustan memberikan pujian atas dedikasi dan prestasi Aidil selama hidupnya.

Geger di Unhas Makassar! Mayat Pria Ditemukan di Belakang Gedung Kampus

“Muhammad Aidil adalah aset berharga Barru. Dia punya semangat besar dan masa depan cerah di dunia sepak bola. Kami sangat kehilangan,” ucap Abustan. “Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah, dan keluarga diberi ketabahan menghadapi cobaan ini.” Tambahnya

Sejak 2021, Aidil secara serius menekuni sepak bola di SSB HPL Mattirowalie. Bakatnya terus berkembang hingga ia berhasil bergabung dengan Akademi Sepak Bola Persib Bandung, salah satu klub elite tanah air. Kepercayaan untuk memimpin tim Barru pada ajang Porprov Wajo-Bone 2026 menunjukkan kemampuan kepemimpinannya sejak usia muda.

Dalam kunjungan ke rumah duka, Wakil Bupati hadir bersama Camat Pujananting H. Abd Rahman, Camat Tanete Riaja Dr. Mukhti Alimin, Lurah Mattappawalie, Kepala Desa Mattirowalie, serta jajaran pengurus Askab PSSI dan KONI Barru. Kehadiran mereka mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap generasi muda Barru.

Tiga Pemuda di Parepare Bobol Mobil, Gasak 45 Senjata Mainan Senilai Rp15 Juta

Perwakilan keluarga menyampaikan langsung ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. “Para pejabat yang hadir memberi kekuatan bagi kami. Ini bukan hanya soal kehilangan keluarga, tetapi juga kehilangan putra terbaik daerah,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Meski Muhammad Aidil telah tiada, semangat dan perjuangannya tetap hidup di tengah masyarakat. Jejaknya akan terus menginspirasi anak-anak muda Barru untuk menggapai mimpi melalui olahraga.

RDP DPRD Gowa Berujung Somasi Media, Mekanisme Rapat dan Kebebasan Pers Dipertanyakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *