Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Digitalisasi, PAD, dan UMKM Jadi Fokus Utama 100 Hari Kerja Pemerintahan Bupati Takalar

Bupati Takalar

Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Yasin resmi mengumumkan capaian 100 hari kerja mereka dalam sebuah acara yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Takalar, Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Jumat malam (13/6).

Dalam pidatonya, Daeng Manye menegaskan bahwa tujuh program prioritas pemerintahan mereka telah berjalan dan menunjukkan hasil yang konkret, dengan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi, serta penguatan pelaku UMKM dan koperasi lokal. “Alhamdulillah, 100 hari pertama ini kami manfaatkan untuk menunjukkan arah perubahan. Tujuh program unggulan telah berjalan sesuai rencana,” kata Daeng Manye di hadapan jajaran Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, dan simpatisan yang hadir.

Prof Hasmyati Tampil dengan Lipa’ Sabbe Bugis Saat Menerima Penghargaan di Simposium Internasional Malaysia

Adapun tujuh program prioritas dimaksud meliputi:

  1. Takalar Unggul Peningkatan PAD
  2. Takalar Unggul Teknologi Digital
  3. Takalar Unggul Produksi & Olahan Hasil Laut
  4. Takalar Unggul Produksi & Olahan Hasil Pertanian
  5. Takalar Unggul BUMD, BUMDes, dan UMKM
  6. Takalar Unggul Pelayanan Publik
  7. Takalar Unggul Bersih, Indah, Sehat, dan Aman

Dalam bidang digitalisasi, Daeng Manye menyebutkan bahwa layanan digital desa dan sistem identitas sekolah digital (school ID) telah diterapkan. Selain itu, command center telah dibangun untuk mendukung transparansi dan keamanan daerah. Akses internet juga telah tersedia di wilayah kepulauan Tanakeke melalui teknologi satelit sebagai bentuk pemerataan layanan digital.

Di sektor pertanian, bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor roda empat telah disalurkan, irigasi dioptimalkan, dan pemanfaatan drone sprayer mulai diterapkan untuk efisiensi pertanian. Sementara dalam sektor kelautan, Pemkab menggandeng perguruan tinggi, TNI AL, Baharkam Polri, serta NGO asal Prancis untuk meningkatkan produktivitas nelayan lokal. Untuk meningkatkan PAD, Pemkab Takalar memaksimalkan potensi pajak dan sektor pariwisata. Hal ini diklaim telah berdampak pada pertumbuhan pendapatan daerah secara signifikan.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Tak kalah penting, Takalar juga mencatat pencapaian dalam bidang koperasi dan UMKM. Bupati menyebut Takalar menjadi salah satu kabupaten tercepat dalam membentuk struktur Koperasi Merah Putih. Pemerintah juga mengeluarkan kebijakan perlindungan bagi pelaku UMKM dari praktik usaha yang tidak sehat, dan mendorong tumbuhnya industri lokal berbasis potensi daerah.

Dalam hal pelayanan publik, Bupati menyampaikan telah dilakukan inspeksi mendadak, penegakan kedisiplinan ASN melalui apel pagi, serta penandatanganan Peraturan Bupati untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Sertifikat tanah hasil redistribusi juga telah diserahkan kepada masyarakat.

Sedangkan pada program penataan lingkungan, dilakukan berbagai inisiatif seperti penghijauan, kebersihan kota, dan penataan taman kantor Bupati agar semakin representatif. “Perjalanan ini masih panjang, tapi 100 hari pertama ini kami jadikan batu loncatan untuk lompatan-lompatan besar berikutnya,” pungkas Daeng Manye.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Acara tersebut berlangsung khidmat namun semarak, menjadi refleksi awal dari pemerintahan baru yang berkomitmen membawa Takalar menuju daerah yang unggul, modern, dan inklusif. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *