Takalar – Komitmen Telkom Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan kembali dibuktikan melalui aksi bersih pantai bertajuk GoZero% Goes to Makassar yang berlangsung di pesisir Pantai Barombong dan Pantai Galesong, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Revive the Sea, Renew Our Future” dan sukses mengumpulkan 1,4 ton sampah, melebihi target awal sebesar 500 kilogram. Sebagian besar sampah berasal dari limbah plastik yang selama ini menjadi penyebab utama pencemaran laut.
Lebih dari 200 peserta terlibat aktif dalam kegiatan ini, terdiri dari karyawan Telkom Regional 5, pelajar SMK Telkom Makassar, komunitas Marine Buddies Makassar, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, serta masyarakat sekitar. Pantai Barombong dan Galesong dipilih karena menjadi kawasan pesisir dengan tingkat pencemaran cukup tinggi.
“Lokasi ini berada di perbatasan Makassar dan Takalar. Berdasarkan riset Universitas Hasanuddin pada 2023, volume sampah di area ini termasuk yang tertinggi, padahal potensinya besar untuk wisata dan ekonomi lokal,” ungkap EVP Telkom Regional 5, Amien Soebagyo.
Amien menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom secara nasional. Melalui tiga pilar utama—lingkungan, sosial, dan tata kelola—Telkom berupaya menjaga keseimbangan antara bisnis dan keberlanjutan ekosistem.
GoZero% Ubah Pola Pikir, Jaga Pantai Lebih Lama
Aksi bersih pantai ini mencakup dua jalur sepanjang 1,5 kilometer, membentang dari Pantai Barombong menuju Galesong. Sampah kategori menjadi tiga jenis: plastik, organik, dan non-organik.
Menurut Koordinator Marine Buddies Makassar, Junaedi Jabbara (Jeje), kegiatan ini tidak sekadar membersihkan pantai, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat. “Tujuan utamanya bukan cuma mengangkat sampah, tapi menumbuhkan kesadaran agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Jeje menilai pelibatan komunitas lokal menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan aksi lingkungan. Selain terdampak langsung oleh pencemaran, warga pesisir juga berpotensi menjadi pelopor wisata ramah lingkungan.
Sementara itu, VP Sustainability Telkom Indonesia, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menjelaskan bahwa GoZero% merupakan gerakan nasional untuk mendorong aksi nyata menuju Net Zero Emissions 2060, sejalan dengan komitmen pemerintah.
“GoZero% bukan sekadar program, tapi gerakan kolaboratif yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, komunitas, hingga pelajar,” tegasnya.
Aksi serupa sebelumnya telah dilakukan di Medan, Bandung, dan Tarakan dengan kegiatan tanam mangrove dan pembersihan pesisir. Setelah Makassar, program ini akan berlanjut ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Target awal kami hanya 500 kilogram, tapi terkumpul 1,4 ton. Ini bukti kuatnya kolaborasi dan semangat peserta,” tambah Gunawan.
Pemerintah Kota Makassar turut memberikan apresiasi. Kabid Persampahan DLH Makassar, Bau Asseng, menyebut sinergi lintas sektor menjadi langkah penting dalam pengelolaan sampah. “Kami terus mendorong pengolahan berbasis masyarakat seperti bank sampah, eco-enzim, dan urban farming,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi pemilahan sampah dari rumah agar volume sampah menuju TPA bisa ditekan secara signifikan.
Melalui kegiatan GoZero% Goes to Makassar, Telkom Indonesia berharap dapat menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan. Aksi ini menjadi bukti bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau swasta, tetapi tanggung jawab bersama setiap individu.





Komentar