Luwu Timur – DPRD Luwu Timur resmi memberhentikan HM Siddiq, politisi senior asal Luwu Timur, dari jabatannya sebagai anggota sekaligus Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Selatan. Pemberhentian ini menjadi sorotan publik mengingat rekam jejaknya yang sudah lima periode duduk di parlemen daerah.
DPP Partai NasDem mengukuhkan pemberhentian HM Siddiq melalui Surat Keputusan Nomor: 27.8a-SK/AKD/DPP-NasDem/IV/2025. Ketua DPD NasDem Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Sekretaris Saharuddin, menandatangani surat tersebut sekaligus menetapkan pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW).
Melalui akun Facebook pribadinya, Muh Siddiq BM mengunggah surat pemberhentian dan menuliskan pernyataan menyejukkan:
“Jabatan itu hanya amanah. Jika pemberi amanah memintanya kembali, maka belajarlah untuk ikhlas. Semoga ada hikmah yang Allah titip dibalik kejadian ini,” tulisnya pada Selasa (8/7).
Partai NasDem diduga mencopot HM Siddiq karena ia tidak mendukung pasangan calon Irwan Bachri Syam dan Puspawati dalam Pilkada Luwu Timur 2024. Pasangan ini akhirnya memenangkan kontestasi melawan petahana Budiman-Akbar.
Rekam Jejak Politik HM Siddiq: Lima Periode di DPRD
HM Siddiq merupakan salah satu legislator paling senior di Luwu Timur. Ia telah menjabat sebagai anggota DPRD selama lima periode berturut-turut:
- 2004–2009: Terpilih dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).
- 2009–2014: Kembali dari PDK, menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD.
- 2014–2019: Terpilih lewat Partai NasDem, menjabat Wakil Ketua I DPRD.
- 2019–2024: Terpilih dari Dapil 1 (Malili-Angkona), masih bersama NasDem.
- 2024–2029: Kembali lolos ke parlemen dengan suara signifikan.
Dalam Pemilu Legislatif 2024, HM Siddiq meraih 5.302 suara pribadi, terdiri dari 4.065 suara di Kecamatan Malili dan 1.239 suara di Kecamatan Wasuponda, berdasarkan rekap internal timnya dari formulir C1.
Profil Kekayaan HM Siddiq Luwu Timur dan Latar Belakangnya
Berdasarkan data LHKPN, HM Siddiq tercatat memiliki kekayaan senilai Rp5,9 miliar yang terdiri dari properti, kendaraan, dan aset lainnya. Ia juga merupakan alumnus Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Meskipun saat ini tidak lagi menjabat, banyak pihak memandang bahwa kiprah politik dan pengalaman panjang HM Siddiq akan tetap menjadi bagian dari sejarah perpolitikan Luwu Timur.





Komentar