Wajo – Setelah menjalani seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, ratusan jemaah haji asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dipastikan akan segera kembali ke tanah air. Mereka tergabung dalam dua kloter berbeda dari Embarkasi Makassar, yakni Kloter 31 dan Kloter 37.
Informasi ini disampaikan oleh Staf Koordinator Petugas Haji Kabupaten Wajo, Andi Yusril, saat dikonfirmasi pada Selasa (24/6). Ia menyebutkan bahwa kedua kloter dijadwalkan tiba pada awal Juli mendatang. “Kloter 31 akan tiba tanggal 3 Juli, dan kloter 37 tiba pada 8 Juli,” ujarnya pada (24/6).
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Islamic Center Palaguna di Kecamatan Pammana kembali ditetapkan sebagai lokasi penjemputan utama bagi seluruh jemaah. “Iya, penjemputan tetap terpusat di Islamic Center Palaguna, sesuai hasil rapat koordinasi,” jelas Andi Yusril.
Namun kepulangan jemaah kali ini turut diselimuti kabar duka. Salah seorang jemaah asal Kecamatan Tanasitolo, Andi Narwa Paduai (78), dilaporkan meninggal dunia di Makkah pada Jumat, (20/6).
Almarhumah merupakan bagian dari Kloter 31 dan wafat akibat infeksi paru-paru. Kabar tersebut dibenarkan oleh dr Fakhrurrazi, petugas Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) asal Wajo. “Iya, almarhumah meninggal karena infeksi paru-paru yang menyebabkan sesak napas,” ujarnya.
Bupati Wajo, Andi Rosman, juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu warganya saat menunaikan ibadah haji. “Kami segenap Pemerintah Kabupaten Wajo turut berduka cita. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Kepulangan jemaah haji asal Wajo diharapkan berjalan lancar dan menjadi momen yang penuh sukacita bagi keluarga di tanah air. Pemerintah daerah pun terus berkoordinasi untuk memastikan proses penjemputan dan pelayanan berlangsung dengan baik hingga jemaah tiba kembali di rumah masing-masing. <spl>





Komentar