Jeneponto — Kebakaran hebat melanda Dusun Junggea, Desa Macinibaji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Senin (15/9/2025). Enam rumah warga rata dengan tanah, sementara puluhan hewan ternak ikut hangus terbakar.
Seorang warga, Suanti, menyebut api pertama kali muncul dari rumah bagian belakang. “Pertama rumah yang ada di bagian belakang terbakar, kemudian menyebar,” kata Suanti saat dihubungi via telepon.
Ia menambahkan, cepatnya api menjalar sebab angin kencang dan keterlambatan armada pemadam kebakaran. “Pertamanya satu mobil damkar datang, tapi rumah yang di belakang sudah hangus. Sisa rumah bagian depan dekat jalan raya yang sempat dipadamkan, itu pun sudah terbakar sebagian,” jelasnya.
Kebakaran Hanguskan Kambing
Kapolsek Batang, Iptu Purwanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kebakaran tidak hanya meluluhlantakkan rumah, tetapi juga menyebabkan kerugian pada sektor peternakan dan pertanian warga. “Ada tiga puluh ekor kambing terbakar dan ratusan karung gabah,” ungkap Purwanto melalui sambungan telepon.
Meski begitu, ia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah korban jiwa nihil, kami masih lakukan pendataan terkait kerugian material dan kondisi korban,” lanjutnya.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Purwanto menyebut ada dugaan korsleting listrik, tetapi ada juga yang menduga api berasal dari aktivitas memasak. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ucapnya.
Kerugian akibat peristiwa ini mungkin mencapai Rp1,1 miliar. Pihak kepolisian bersama bhabinkamtibmas tetap berjaga di lokasi kebakaran untuk mencegah pencurian barang warga yang berhasil terselamatkan. “Situasi di lokasi kebakaran kini sudah aman dan terkendali,” tegas Purwanto.
Berikut daftar pemilik rumah yang terbakar beserta perkiraan kerugian mereka:
- Seha (40), petani, kerugian Rp200 juta
- Dg Makka (40), petani, kerugian Rp72 juta
- Samsuddin Dg. Naba (50), petani, kerugian Rp120 juta
- Nur Halim Dg. Sewang (56), petani, kerugian Rp400 juta
- Dudding (40), petani, kerugian Rp400 juta
- Rosi (40), petani, kerugian Rp4 juta
Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban kebakaran.





Komentar