Soppeng – Seorang pria lanjut usia berinisial RB (63) memicu kemarahan warga setelah mencium anak perempuan berusia 10 tahun di tempat wudu masjid di Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Kamis malam (17/7/2025).
RB mengenakan sorban dan memperkenalkan diri sebagai jemaah tablig. Ia mengaku sedang menjalani perjalanan religi dari Sinjai ke Soppeng. Dalam pengakuannya, RB biasa bermalam di masjid-masjid yang ia lewati. “Saya berjalan kaki dari Sinjai, lewat Bone dan Wajo, baru sampai di Soppeng,” ucap RB saat warga menginterogasinya. “Saya tidur di masjid yang saya lewati.”
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, menyampaikan bahwa RB sempat salat Magrib di salah satu masjid, kemudian berpindah ke masjid lain untuk salat Isya. “Saat hendak berwudu, pelaku bertemu korban yang juga akan berwudu. Pelaku menyapa korban dan mengaku menciumnya,” kata Aditya, pada Minggu (20/7).
Korban langsung pulang dan memberi tahu orang tuanya. Sang ibu yang mendengar pengakuan anaknya langsung berlari ke masjid dan menghadang pelaku. “Saya lihat dia di masjid, saya langsung marah dan bilang, ‘Kenapa kamu cium anak saya?!’” ungkap ibu korban dengan nada geram.
RB terlihat panik dan segera meminta maaf di hadapan ibu korban. “Saya khilaf Bu… saya minta maaf,” katanya terbata-bata.
Beberapa saat kemudian, RB mencoba melarikan diri melalui Jalan Kesatria. Sang ibu berteriak meminta bantuan. Warga yang mendengar teriakan itu segera mengejar pelaku hingga berhasil menangkapnya.
Mereka langsung menyerahkan RB ke polisi. Petugas membawa RB ke kantor Polres untuk menjalani pemeriksaan. “Kami sudah menetapkan RB sebagai tersangka dan menahannya di Rutan Polres Soppeng,” ujar AKP Dodie Ramaputra, Kasat Reskrim Polres Soppeng.
Aditya menegaskan pihaknya akan menindak kasus tersebut secara serius. “Aksi ini mencoreng kesucian masjid. Kami berkomitmen memproses pelaku sesuai hukum,” tegasnya.





Komentar